Bupati Lebak Segera Turun Tangan: Jalan Poros Desa Parungkujang Semakin Darurat, Warga Khawatir Keselamatan Terancam

205

dutapublik.com, LEBAK – Banyaknya keluhan warga Lebak terkait jalan poros desa yang rusak kini juga dirasakan oleh masyarakat Desa Parungkujang, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Banten. Meski telah terjadi pergantian pemimpin, mulai dari Presiden, Gubernur, Bupati, hingga Kepala Desa, jalan ini tetap belum mendapatkan perhatian serius dari pihak berwenang.

Saat dikonfirmasi, salah satu tokoh Kampung Ciharasas, Desa Parungkujang, Kecamatan Cileles, Lebak, Banten, yang juga merupakan penggiat sosial aktif di masyarakat setempat, menyampaikan keluhannya kepada awak media pada 31 Maret 2025.

“Kami sudah lama berharap pemerintah segera membangun jalan yang semakin darurat ini. Seingat saya, jalan ini sudah bertahun-tahun belum tersentuh perbaikan, meskipun sudah beberapa kali terjadi pergantian pemimpin. Keadaannya justru semakin parah, apalagi saat musim hujan. Semuanya menjadi lebih sulit dan darurat,” tegasnya.

Jalan poros desa ini melintasi empat kampung, yaitu Pasirgadung, Dodol, Ciharasas, dan Cijengkol, serta Kampung Keboncau. Bahkan, bukan hanya warga Desa Parungkujang yang menggunakan jalan ini, tetapi juga warga dari desa lain yang beraktivitas di wilayah Desa Parungkujang, seperti warga dari Desa Badur, Kecamatan Cirinten, serta desa-desa lainnya.

Rasim menambahkan bahwa jalan ini merupakan satu-satunya akses utama bagi masyarakat dalam meningkatkan perekonomian, kesehatan, dan kesejahteraan. Jalan ini menjadi jalur utama menuju pasar untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari, serta akses bagi anak-anak sekolah yang melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Yang lebih mengkhawatirkan, kondisi jalan yang rusak parah ini sangat menyulitkan saat ada warga yang sakit dan harus segera dirujuk ke rumah sakit.

“Ketika ada warga yang sakit, kami sangat kewalahan. Tidak bisa segera membawa mereka ke rumah sakit karena kondisi jalan yang rusak. Padahal, dalam keadaan darurat, setiap detik sangat berharga untuk keselamatan pasien. Kami sangat prihatin dan memohon agar Bupati Lebak, Bapak Moch Hasbi Jaya Baya, segera turun tangan menangani kondisi darurat ini,” pungkasnya. (SN)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *