Camat Maniis Diduga Ikut Bermain Dalam Penyaluran Sembako OPM Pemporv Jabar

884

dutapublik.com, PURWAKARTA – Perogram bantuan sembako Pasar Murah dari Provinsi melalui Dinas Perindustrian Perdagangan yang bersubsidi pemerintah untuk warga wilayah Kecamatan Maniis Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat dikeluhkan masyarakat Maniis.

Dalam penyaluran bantuan sembako yang dilakukan pada Senin (25/4) tersebut, dinilai tidak sesuai karena banyak warga sekitar yang tidak kebagian akibat diduga adanya oknum nakal yang bermain dengan pihak Kecamatan Maniis.

“Sehinga sembako tidak tersalurkan sesusai dengan semestinya. Barang sembako bersubsidi yang dijual seharga Rp83.800 yang berisikan Beras, Gula Pasir, Tepung Terigu dan Minyak Goreng yang dalam penyalurannya setiap warga diberikan kupon sebelumnya yang nanti setelah datang sembako tersebut ditukar dan dibayar,” kata salah seorang warga yang tidak ingin dipublikasikan namanya kepada awak media, pada Rabu (27/4).

Diungkapkan oleh warga tersebut, sedangkan di Kecamatan Maniis sendiri banyak warga tidak dapat yang sebelumnya telah diumumkan oleh pihak Pemerintaha Desa masing-masing terhadap warganya.

“Karena sembako tersebut diduga diborong oleh Camat, sehinga warga pun banyak tidak kebagian dan bahkan Ibu Camat sendiri ikut menjual banyak pada warga di suatu desa. Sedangkan untuk yang lebih membutuhkan dibilang habis barang sembako tersebut,” ungkapnya.

Sementara, Camat Maniis Encang Setiadi, ketika dikonfirmasi melalui sambungan WhatsAppnya menyangkal bahwa dirinya tidak memborong sembako tersebut.

“Sembako tersebut bukan diborong oleh saya. Tetapi mobil saya dipinjam untuk narik yang Ibu-Ibu Pengajian Al-Hidayah. Silakan cek ke Ketua Pengajiannya. Istri saya pun menuliskan nama-nama di kantongnya,” katanya. (Asep coklat)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *