dutapublik.com – SUKOHARJO Aparat gabungan wilayah Baki kembali melaksanakan operasi yustisi penegakan Protokol Kesehatan (Prokes_red) terkait perpanjangan PPKM berbasis mikro yang dilaksanakan di wilayah Kabuapten Sukoharjo.
Operasi yustisi ini dilaksanakan untuk mencegah terjadinya zona kuning, zona orange atapun zona merah di wilayah masing-masing. Karena dalam PPKM berbasis mikro ini dilaksanakan pemetaan atau zonasi di suatu wilayah Desa menjadi empat warna zonasi, antara lain Hijau (0 rumah kasus konfirmasi), Kuning (1-5 rumah kasus konfirmasi), Orange (6-10 rumah kasus konfirmasi) dan mlMerah (lebih dari 10 rumah kasus konfirmasi).
Berbagai upaya untuk mengendalikan pemyebaran virus ini, salah satunya paling efektif adalah menyadarkan pemahaman warga akan pandemi covid-19 itu sendiri dengan mematuhi Prokes lewat gerakan 5M.
Untuk ini aparat gabungan menjadi ujung tombak pelaksanaan himbauan Prokes ini. Seperti halnya pada Jumat (16/4) pukul 08.00 Wib, anggota Koramil 08/Baki dan anggota Polsek Baki dan Satpol PP Kecamatan Baki melaksanakan Operasi Yustisi gabungan di Desa Kadilangu serta himbauan Prokes kepada masyarakat.
Sasarannya adalah kepada warga sekitar Desa Kadilangu dan para pelintas jalan yang kedapatan tidak menggunakan masker. Kepada warga masyarakat, aparat gabungan berpesan agar warga selalu memakai masker dan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan jaga jarak dan untuk menghindari kerumunan guna mencegah penyebaran virus Covid-19 dan melaksanakan PPKM wilayah Desa Kadilangu Kecamatan Baki.
“Pada dasarnya warga sudah cukup memahami segala sesuatu tentang pandemi covid-19 ini, semua hal-hal yang berkaitan dengan protokol kesehatan sudah kita sampaikan kepada warga masyarakat siang dan malam. Semua tergantung pada kedisiplinan masing-masing warga dalam pelaksanaannya di lapangan,” tukas Pelda Sukardi.
Menurut Sukardi, di Kabupaten Sukoharjo masih ada penambahan warga yang dinyatakan positif Covid-19.
“Sebagai informasi, sampai hari ini kita harus tetap waspada. Karena pada kenyataannya kasus Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo per hari Rabu tanggal 14 April 2021, masih terdapat penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 10 orang.”
“Kita harus tetap laksanakan Prokes, meskipun sudah divaksin sekalipun. Mencegah lebih baik dari pada mengobati,” pungkas Bati Tuud Koramil Baki tersebut. Sumber Agus Kemplu. (ysn)