dutapublik.com – MINAHASA Terobosan yang dilakukan civitas akademika di bawah pimpinan Ir. Robert Molennaar sebagai Dekan Faperta pada kegiatan Dies natalis yang ke-61 Faperta tahun 2021 yang digelar di Perkebunan Ampreng kompleks lahan Kelelondey, pada Jumat (7/5), yang masih menjadi sengketa dengan TNI, mencanangkan lahan pertanian yang ada di Desa Ampreng Kecamatan Langowan Barat adalah binaan Faperta Unsrat.
”Faperta akan memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi para Petani, termasuk ketahanan pangan,” ujar Donny mengutip prof Molenaar saat memberikan sambutan.
Apa yang dilakukan Faperta dengan hadir bersama Petani, adalah bentuk kontribusi nyata untuk menyelesaikan berbagai problematika yang dihadapi Petani, khususnya ancaman hama dan penyakit, penggunaan pestisida dan pupuk kimia yang tepat guna dan dosis yang tepat, serta pemasaran dan berbagai persoalan lainnya.
Faperta bukan lagi Fakultas Menara Gading, yang berdiri kokoh dan megah dengan berbagai kompetensi keilmuan tapi tidak tidak dirasakan dan tidak hadir memecahkan masalah petani.
“Menjadi harapan agar Faperta harus berbaur dengan basis yaitu Petani. Dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kesejahteraan Petani kini sudah dilakukan. Apa yang telah dicanangkan dan dilakukan selama ini, untuk terus diwujudkan dan dipertahankan Dirgahayu Faperta Unsrat ke-61,” ujar Salah satu almamater Faperta Unsrat Donny Rumagit.
Hadir pada kegiatan ini Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si. dan Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Dra. Fenny Ch M Roring Lumanauw, S.I.P., selaku Ketua KTNA Kabupaten Minahasa, Dekan Fakultas Pertanian Unsrat Prof. Ir. Robert Molenaar, MS. Ph.D bersama Jajaran Fakultas Pertanian Unsrat, Assisten Pemerintahan dan Kesra Dr. Denny Mangala, M.Si., Assisten Perekonomian Dan Pembangunan Ir. Wenny Talumewo, M.Si., Kadis Pangan Yeittij Roring, S.P., Sekdis Pertanian Ir. Ronald Rundengan, M.P. dan jajaran. (Effendy V. Iskandar)





