dutapublik.com, GARUT – Guyuran hujan yang sangat deras sejak sore menjelang magrib mengakibatkan banjir memasuki pemukiman warga dan beberapa ruas Jalan terendam air. Selain hujan, debit air sungai Cimanuk Kabupaten Garut juga naik, ikut menambah dampak dari banjir, pada Juma’t (15/7).
Banyak kelurahan dan desa yang terkena dampak banjir dan warga harus mengevakuasi keluarga dan harta bendanya dan mencari tempat yang lebih aman. Bahkan warga yang berada di sekitaran Bendungan Copong pun panik dan khawatir air masuk ke rumah sehingga banyak warga yang mencari tempat lebih aman.
Lokasi yang terkena banjir di antaranya Cimaragas, Muara Sanding, Ciwalen, Munjul Bayongbong, Jalan Gagak lumayung Sukaregang, Sukapadang, Cimacan, Haurpanggung, sekitaran Rumah Sakit dr. Slamet yang posisinya berada di dekat bantaran sungai Cimanuk,termasuk juga sekolah luar biasa (SLB) dan siswanya yang berada di lokasi evakuasi di Polsek Tarogong Kidul.
Seperti apa yang dikatakan Bhabinkamtibmas yang bertugas di Polsek Tarogong Kidul Bripka Abdul yang sedang piket. Ia menghimbau kepada warga Garut supaya waspada karena curah hujan cukup besar dan sungai Cimanuk debit airnya saat ini terus naik .
Warga yang berada di sekitaran Jalan rumah sakit Sukapadang mengatakan guyuran hujan yang deras dan air mulai masuk ke pemukiman sekitar jam 21:00 WIB dan masuknya air disertai lumpurĀ Untuk sementara keluarganya dievakuasi di tempat keluarga lain yang lebih aman. “Sudah ada himbauan juga dari pihak Satpol PP dan kelurahan supaya selalu waspada,” ujar salah seorang warga. (Yaman)






