dutapublik.com, KARAWANG – Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tanjung, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, mulai meramaikan bursa bakal calon. Salah satu sosok yang menyatakan kesiapan bertarung adalah Dodi Budianto. Ia resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Tanjung periode 2026–2034, Selasa (8/9/2026).
Proses pendaftaran Dodi disambut antusias warga. Sejumlah masyarakat dari berbagai kalangan mengiringi kedatangannya ke lokasi pendaftaran sebagai bentuk dukungan terhadap pencalonannya.
Dengan mengusung slogan “Energi Baru, Harapan Baru, Desa Maju Bersama Dodi”, Dodi menawarkan gagasan pembangunan desa yang tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik. Ia juga menekankan pentingnya aspek keagamaan, pendidikan, kesehatan, sosial, olahraga, hingga tata kelola pemerintahan yang baik.
Dalam visi yang disampaikan, Dodi ingin mewujudkan Desa Tanjung yang religius, sejahtera, berpendidikan, sehat, dan maju. Pemerintahan desa diharapkan berjalan transparan, jujur, adil, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Terwujudnya Desa yang Religius, Sejahtera, Berpendidikan, Sehat, dan Maju dengan Pemerintahan yang Transparan, Jujur, Adil, dan Melayani,” demikian visi yang diusungnya.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Dodi menyusun enam misi utama:
1. **Bidang keagamaan** – Meningkatkan kegiatan keagamaan, mendukung pembangunan dan perawatan sarana ibadah, serta membina generasi muda agar memiliki karakter dan akhlak yang baik.
2. **Bidang sosial** – Memperkuat kepedulian sosial dan budaya gotong royong, serta memastikan bantuan bagi masyarakat kurang mampu diberikan secara tepat sasaran.
3. **Bidang kesehatan** – Meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, menjaga kebersihan lingkungan, dan mendorong pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan penyakit.
4. **Bidang olahraga** – Mengembangkan kegiatan olahraga lintas usia serta meningkatkan dan menyediakan sarana olahraga desa agar lahir generasi yang sehat, kuat, dan berprestasi.
5. **Bidang pendidikan** – Memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan formal maupun nonformal, serta memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memperoleh akses pendidikan.
6. **Bidang pemerintahan** – Membangun tata kelola pemerintahan desa yang transparan, jujur, dan adil dengan pelayanan publik yang cepat, ramah, dan tidak diskriminatif.
Pendaftaran Dodi menjadi bagian dari dinamika politik di tingkat desa. Namun, kontestasi Pilkades idealnya tidak hanya soal jumlah dukungan. Masyarakat perlu mencermati visi, misi, program kerja, rekam jejak, integritas, dan kemampuan setiap bakal calon dalam mengelola pemerintahan desa.
Kepala desa memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pembangunan dan pelayanan masyarakat selama masa jabatan. Karena itu, janji dan program yang ditawarkan para kandidat perlu dinilai dari sisi kebutuhan nyata warga serta kemampuan untuk direalisasikan.
Bagi Dodi, slogan “Energi Baru, Harapan Baru, Desa Maju Bersama” kini akan diuji tidak hanya lewat antusiasme saat pendaftaran, tetapi juga sejauh mana gagasan tersebut dapat diterjemahkan menjadi program yang terukur dan berpihak pada kepentingan masyarakat jika kelak mendapat mandat.
Tahapan pendaftaran bakal calon masih merupakan bagian awal menuju Pilkades. Penetapan calon dan tahapan selanjutnya tetap mengikuti ketentuan serta mekanisme resmi yang berlaku.
Dengan semakin dinamisnya bursa bakal calon Kepala Desa Tanjung, masyarakat diharapkan mengikuti seluruh tahapan secara cerdas, objektif, dan kondusif. Pesta demokrasi desa ini menjadi momentum penting untuk memilih pemimpin yang mampu membawa pemerintahan dan pembangunan desa ke arah yang lebih baik. (Red)






