dutapublik.com, SULUT — Mengawali tahun 2025, para siswa dihadapkan pada rangkaian hari libur yang cukup padat. Mulai dari libur Tahun Baru, kemudian libur perayaan Imlek, serta libur di akhir Februari hingga awal Maret yang bertepatan dengan awal bulan Ramadan. Di penghujung Maret hingga awal April, siswa kembali menjalani libur panjang dalam rangka Idulfitri.
Namun, menurut Kepala Sekolah SD GMIM Pinabetengan, Kecamatan Tompaso Barat, Dolfie Walangitan, S.Pd., kondisi tersebut tidak mempengaruhi konsentrasi para siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM). Ia menegaskan bahwa baik siswa maupun guru tetap fokus menjalankan aktivitas pendidikan secara optimal.
“KBM di SD GMIM Pinabetengan tetap berjalan normal. Kami berharap para siswa mampu menyerap materi pelajaran dengan baik. Di sisi lain, para guru tetap tekun dan sabar menjalankan tugas, sesuai kurikulum yang berlaku,” ungkap Walangitan.
Ia juga menekankan komitmen sekolah dalam mendidik dan membimbing siswa sejalan dengan penerapan kurikulum saat ini. Meski libur sekolah tergolong padat di awal tahun, semangat belajar siswa tetap tinggi.
“Komitmen kami adalah terus mendidik dan membimbing siswa agar siap menghadapi ujian dan tantangan pendidikan. Para siswa mengikuti pembelajaran dengan antusias, dan itu sangat kami apresiasi,” tambahnya.
Walangitan juga menyampaikan bahwa pihak sekolah terus memberikan pembinaan dan motivasi kepada guru dan siswa untuk meningkatkan kemampuan serta keterampilan, demi mendukung proses KBM yang efektif dan berkualitas.
“Saya optimistis, dengan semangat dan komitmen yang tinggi dari seluruh elemen sekolah, kualitas pendidikan di SD GMIM Pinabetengan akan terus berkembang. Para siswa pun semakin menunjukkan prestasi dan kemampuan terbaiknya,” tutup Walangitan.
Saat ini, pihak sekolah tengah menggelar kegiatan pemantapan persiapan Ujian Akhir bagi siswa kelas VI, yang disepakati bersama dalam rapat dengan orang tua dan wali murid.
(Effendy)


