dutapublik.com, SAMBAS – Pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Sambas masa khidmat 2023 – 2026, pengukuhan dilakukan oleh DPW FKDT Kalimantan Barat dilaksanakan di Aula Kemenag Kabupaten Sambas pada Jum’at 22 september 2023.
Hadir pada pengukuhan dan pelantikan pengurus DPC FKDT Sambas, Bupati Kabupaten Sambas yang diwakili oleh Kabag Kesra, hadir juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang diwakili Kabid Sekolah Dasar, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sambas, Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Kepala Seksi PD Pontren Kemenag Sambas, Kepala BWI Kab. Sambas, dan Pengurus DPW FKDT Kalimantan Barat H. Ahmad Bustomi, Ust. Suja’i, Ust. Moh. Romli, Ust. Muhammad Ali Rido.
“FKDT adalah mitra Kementerian Agama yang sangat membantu dalam menjalankan tugas dan fungsi pembinaan, pengawasan dan peningkatan kualitas Madin Takmiliyah, oleh karenanya FKDT diharapkan mampu menyusun program kerja yang inovatif untuk kemajuan Madin,” jelas Mahmud Jayadi Kepala Kantor Kemenag Kab. Sambas.
Mahmud Jayadi juga menyampaikan harapan agar FKDT bersinergi dengan instansi terkait baik dengan Kankemenag ataupun pemerintah Daerah Kabupaten Sambas agar dapat mengakses informasi dan bantuan untuk Madin.
H. Ahmad Bustomi ketua DPW FKDT Kalimantan Barat dalam sambutannya mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Bpk. H. Sukamin dan semua pengurus DPC FKDT Kabupaten Sambas yang baru saja telah dilantik, semoga dengan dilantiknya DPC FKDT Kabupaten Sambas masa khidmat 2023 – 2026 dapat mempertahankan dan meningkatkan Madrasah Diniyah (Madin) di Kabupaten Sambas. Dan juga harapannya dengan berkembangnya Madin di Kabupaten Sambas dapat menjadi tonggak dasar menyebarkan moderenisasi beragama yang moderat.
“Dan kepada pengurus FKDT Kab. Sambas yang baru saja dilantik kami harap untuk segera melengkapi administrasi keorganisasian dan selanjutnya melakukan audiensi kepada stake holder dan Forkopimda kabupaten sambas agar keberadaannya diketahui,” jelas H. Ahmad Bustomi.
Kabag Kesra Kab. Sambas, Siti Mujiati dalam sambutannya menyampaikan bahwa Madrasah Diniyah adalah tempat penanaman nilai keagamaan sejak dini, sehingga diharapkan karakter generasi muda bangsa terbentuk dari lembaga tersebut.
Perlu diketahui bahwa Madrasah Diniyah itu adalah cikal bakal berdirinya pondok pesantren, yang tentunya untuk mencetak generasi yang berakhlakul karimah dan islam yang moderat. “Dan kami Pemerintah Kab. Sambas mengajak kepada FKDT Kab. Sambas untuk ikut serta mensukseskan program pemerintah Mencetak Seribu Tahfidz di Kab. Sambas,” pungkasnya. (Abdul Mutollib)




