Festival Tunas Bahasa Ibu Kedua Resmi Dibuka Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang

85

 

 

dutapublik.com, MINAHASA – Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Kabupaten Minahasa tahun 2025 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., Selasa (14/10/2025) pagi. Pembukaan kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Minahasa Tommy Wuwungan, Camat Kawangkoan Eigthmy Moniung, perwakilan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara yang juga bertindak sebagai tim juri, serta para peserta dari 138 sekolah SD dan SMP yang tersebar di wilayah Langowan, Tompaso, Kawangkoan, dan Sonder.

FTBI yang digelar untuk kedua kalinya ini bertujuan melestarikan bahasa daerah Tontemboan, khususnya bagi generasi muda agar tumbuh unggul dan berprestasi tanpa kehilangan jati diri sebagai anak bangsa.

Dalam sambutannya, Wabup Vanda memberikan apresiasi kepada para siswa yang antusias mengikuti kegiatan tersebut.

“Kegiatan FTBI ini menjadi kesempatan bagi adik-adik untuk terus mempraktikkan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari. Bangga berbahasa daerah itu keren,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya pelestarian budaya dan bahasa daerah agar generasi muda tidak kehilangan akar budaya.

Sementara itu, Ahmad Zulkarnaen bersama Feby Adit Kurniawan dari Balai Bahasa Sulut yang hadir sebagai tim juri berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi acara seremonial, tetapi menjadi langkah nyata dalam melestarikan bahasa Tontemboan secara berkelanjutan.

“Kami menilai tiga dari lima kategori lomba, yaitu cerpen, puisi, dan pidato. Kegiatan ini dilaksanakan secara berjenjang, dimulai dari tingkat kabupaten, lalu provinsi, hingga nasional,” ujar Zulkarnaen.

Adit Kurniawan menambahkan, FTBI diharapkan mampu mendorong siswa untuk mencintai dan menggunakan bahasa daerah, tidak hanya saat lomba berlangsung, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari bersama keluarga dan lingkungan sekitar.

Panitia kegiatan, Sasmi Lumentah, S.Pd, mengungkapkan apresiasinya atas terselenggaranya FTBI tahun ini.

“Ini adalah pelaksanaan tahun kedua FTBI yang diikuti 138 sekolah tingkat SD dan SMP. Kami bangga melihat antusiasme seluruh sekolah yang berpartisipasi aktif. Semoga kegiatan ini memberi manfaat bagi generasi muda untuk terus berbahasa daerah,” pungkasnya.

Kegiatan FTBI Minahasa 2025 berlangsung di Gedung Palelon dengan antusiasme tinggi dari peserta, guru pembimbing, serta masyarakat di wilayah Langowan, Tompaso, Kawangkoan, dan Sonder. (Effendy)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *