dutapublik.com, KARAWANG – Program tambal sulam jalan rusak yang dalam bahasa satirnya dinamai program softek/pembalut masih terus mewarnai pembangunan terutama dalam hal penyediaan jalan yang layak bagi rakyat Karawang. Walaupun memang tidak ada yang salah juga dalam program softek tambal sulam jalan ini.

Aktivis Tatang Robert yang dikenal garang terhadap koruptor ini memberikan sejumlah sorotan dalam program softek yang dikelola oleh Bidang Pemeliharaan Dinas PUPR Karawang. Kata Tatang dengan banyaknya jalan rusak di Karawang, program softek bukanlah solusi terbaik, hanyalah semacam puyer yang meredakan rasa sakit sementara.
“Program softek sebenarnya tidak salah juga, dimana ada jalan rusak ditambal sulam, tapi hal ini tidak menyelesaikan masalah mengenai maraknya jalan rusak di Karawang. Seharusnya Cellica sebagai Bupati lebih cerdas lagi menyikapinya, dimana harusnya ada program terukur dalam mengentaskan jalan rusak melalui program pengecoran jalan yang tidak setengah-setengah,” ujar Robert kepada dutapublik.com, Jumat (13/8).
Menurut Tatang, jangan sampai Cellica kalah wibawa dengan para anggota DPRD yang banyak merusak program pembangunan dengan berbagai usulan pokok pokiran yang seringkali tidak sejalan dengan program Dinas PUPR.
Sebagai Bupati yang berkuasa mengelola anggaran, harusnya Cellica berani melawan anggota DPRD yang malah fokus merealisasikan pokok pikirannya masing-masing.

“Bupati jangan takut sama DPRD, masa program Bupati melalui Dinas PUPR seringkali berantakan akibat disusupkannya pokok pikiran DPRD mau diam saja. Ulah Cicing Wae Atuh Cellica Nu Ngelola Duit Teh Ente Lain DPRD (Jangan diem aja Cellica yang ngelola anggaran itu kamu bukan DPRD),” tegas Tatang dengan nada sedikit jengkel.
Jika Cellica tidak punya keberanian melawan DPRD terkait gangguan pokok pikiran DPRD, Tatang mengaku siap menjadi garda terdepan mendukung Cellica demi kemajuan Karawang melawan sikap DPRD Karawang yang banyak melenceng dari tupoksinya.
“Ayo Cellica kalau saudari mau melawan DPRD yang sering mengganggu program Dinas saya siap menjadi garda terdepan mendukung saudari Cellica, asalkan semua demi rakyat,” tegasnya.
Kata Tatang salah satu program pokok pikiran/aspirasi DPRD yang merusak program Dinas PUPR diduga terjadi di Desa Talagajaya Kecamatan Pakisjaya. Di desa tersebut telah rampung pekerjaan cor jalan yang berasal dari pokok pikiran salah satu anggota DPRD Karawang.
Dimana di proyek tersebut terjadi salah lokasi dalam pengecoran. Namun diduga karena adanya intervensi anggota DPRD akhirnya lokasi yang diajukan sejak awal malahan tidak dibangun sementara lokasi yang tidak diajukan malahan dibangun dengan intervensi dan kongkalikong antara oknum DPRD dengan oknum di Dinas PUPR.
“Padahal kan jelas membangun proyek di lokasi yang tidak sesuai pengajuan adalah sebuah kesalahan fatal. Namun karena ini katanya program pokir atau aspirasi nabrak aturan juga jalan terus, pejabat Dinas PUPR juga diem aja mungkin takut sama Yang Terhormat Anggota DPRD,” pungkasnya. (uya)





