Gelar Apel HUT RI Ke 76 Camat Cabang Bungin Bekasi Ajak Masyarakat Sukseskan Vaksinasi

456

dutapublik.com, BEKASI – Gelar upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT-RI) Ke 76 Tahun 202, Camat Cabang Bungin Kabupaten Bekasi Asep Buchori ajak masyarakat Merdeka dari Covid-19 dengan mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) dan Sukseskan Vaksinasi, Selasa (17/8).

Usai menjadi Inspektur Upacara Asep Buchori Menerangkan bahwa ia berharap agar masyarakat Kecamatan Cabang Bungin selalu menerapkan Protokol Kesehatan.

“Momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-76 ini, diharapkan agar bisa di isi oleh seluruh masyarakat yang ada di Kecamatan Cabang Bungin dengan Disiplin menerapkan Protokol Kesehatan dan mensukseskan Program Vaksinasi,” ungkapnya.

Asep Buchori juga mengatakan bahwa dengan penerapan Prokes dan mensukseskan Vaksinasi, tentu diharapkan akan menjadi cara dan upaya bersama untuk berjuang dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sehingga Kecamatan Cabang Bungin dapat merdeka dari Covid-19.

”Kami himbau kepada seluruh masyarakat untuk mensukseskan Program Vaksin, sehingga bisa merdeka dari Covid-19,” tuturnya.

Dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-76, lanjut dia, Muspika Kecamatan Cabang Bungin juga tidak mengadakan berbagai acara perlombaan, karena dapat mengumpulkan orang banyak yang memicu terjadinya kerumunan, dan berpotensi menjadi Cluster baru penyebaran Covid-19.

”Lebih baik kita tetap di Rumah untuk bersyukur dengan kemerdekaan RI, dan tetap disiplin menerapkan Prokes. Itu merupakan salah satu cara kita untuk memeriahkan HUT RI,” ujarnya.

Dia mengatakan, walaupun diperingati saat pandemi Covid-19, namun hal itu tidak mengurangi makna Strategis dan Nilai Esensial yang terkandung dalam sejarah kemerdekaan RI. Sudah saatnya fokus terhadap hal penting dalam menyatukan keberagaman, melalui kolaborasi untuk memperkenalkan jati diri.

”Intinya, kami ingin semua pihak fokus mengendalikan dan mengurangi risiko penyebaran Covid-19, Jangan sampai malah memperlambat proses pemulihan ekonomi dan krisis kesehatan,” pungkasnya. (SS)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *