Duta Publik

Gonsus ’88 Gelar Rihlah Rakor Persiapan Tajammuk Nasional 2024

46

dutapublik.com, BANDUNG – Alumni Gontor Angkatan 1988 yang mengatasnamakan Gonsus’88 adalah salah satu komunitas alumni Pondok Modern Gontor yang cukup beken yang dimotori oleh Ustadz Bachtiar Nasir (UBN), selaku Ketua Umum Gonsus ’88. Sekarang, Gonsus ’88 mengadakan pertemuan khusus para pengurus pada acara Rihlah Rakor Persiapan Tajammuk Nasional 2024 bertempat di eMTe Haighland Resort Ciwiday Bandung, pada Sabtu dan Ahad tanggal 27 – 28 Januari 2024.

Tampak suasana menjadi menarik. Mungkin didorong rasa rindu di antara mereka yang hadir. Canda ria bahkan kadang jenaka yang membuat mereka lupa bahwa usianya hampir rata-rata di atas 50-an. Adapun pertemuan ini dihadiri kurang lebih 36 orang dari berbagai daerah.

Sambutan pertama oleh KH. Mardani Z, selaku wakil ketua dengan penuh semangat dan canda.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran sahabat-sahabat semuanya dan terima kasih kepada panitia lokal Bandung Raya yang telah menyiapkan tempat, sarana, dan prasarana yang cukup indah dan menyenangkan. Adapun pertemuan yang akan dilaksanan pada bulan Agustus 2024 di Jawa Timur,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) selaku Ketua Umum Gonsus’88, berharap agar pelaksanaan Tajammuk Nasional 2024, dilaksanaan dengan penuh kekompakkan.

“Ana urid afrah dan mata kaman. Saya ingin gembira dan kapan lagi kita duduk bareng mengenang kerinduan. Di sini kita perlu ada kebersamaan. Sehingga tampak kekompakan dan persatuan di antara kita. Mengingat tempat pelaksanaan Tajammuk Nasional di Jawa Timur, maka saya berharap dalam menentukan waktunya disesuaikan dengan agenda tahunan Pondok Modern Gontor,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Farid Latif, selaku panitia pelaksana Tajammuk Nasional, menegaskan, bahwa dirinya siap mengemban amanah untuk kesuksesan acara Tajammuk Nasional.

“Intinya, kami selaku penitia pelaksanaan Tajammuk Nasional yang akan datang siap mengemban amanat ini. Kami mohon bantuan dan dukungan semua. Adapun penentuan tempat dan waktu nanti kami melakukan survei dulu. Mudah-mudahan bisa diterima semua pihak,” tegasnya. (red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!