dutapublik.com, DURI – Praktek penampungan Inti dan CPO Kelapa Sawit tampak menghiasi sepanjang jalan Lintas Duri-Dumai, maraknya praktek yang diduga ilegal tersebut kerap menuai protes dari para pengguna jalan dan warga sekitaran lokasi, pasalnya, selain sering menyebabkan kemacetan, juga sangat mengganggu kenyamanan warga sekitar yang tinggal di sekitaran lokasi praktek usaha tersebut.
Berdasarkan hasil pantauan awak media, setidaknya ada sekitaran puluhan gudang yang dapat ditemukan di sepanjang jalan lintas yang menghubungkan Kabupaten Bengkalis dengan Kota Dumai tersebut.
Dimana praktik kerja dalam usaha ini juga tergolong unik, di setiap depan gudang mereka, ada pos khusus penjaga, ketika para sopir tanki CPO dan Truck Inti melintas mereka memberi kode baik berupa lambaian tangan apabila siang dan kedipan senter apabila malam hari, selanjutnya mobil tersebut masuk ke area pembongkaran yang di beberapa titik lokasi ditutupi dengan terpal plastik berwarna biru atau seng dan belahan drum bekas.
Salah satunya seperti Gudang Inti yang beroperasi di Jalinsum Kulim Km. 10 Desa Air Kulim Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis terlihat bebas beroperasi walaupun diduga sama sekali tidak mengantongi izin alias ilegal.
Mendapatkan informasi tersebut awak media langsung melakukan konfirmasi kepada beberapa warga sekitar untuk mendapatkan informasi
Kepada awak media saat dikonfirmasi Ujang (Nama Samaran) selaku warga sekitar membenarkan bahwasannya seringkali melihat adanya Mobil Besar Bermuatan Inti keluar Masuk Gudang yang saat ini diduga telah dijalankan oleh Yunus Matondang.
Salah satu Tokoh Masyarakat setempat juga berharap semoga pihak Kepolisian khususnya Polres Bengkalis melalui jajaran Polsek Mandau bisa bergerak cepat melakukan penertiban/menutup seluruh Gudang – Gudang penampungan CPO dan Inti yang diduga Ilegal yang ada di seputaran Jl. Kulim.
“Apalagi dengan adanya praktek ilegal tersebut secara tidak langsung juga telah merugikan pemerintah dan meresahkan masyarakat karena kebisingan dari pekerjaan mereka yang dilakukan sampai lewat larut malam,” imbuhnya.
Di akhir kalimatnya, ia berharap agar penindakan hukum di wilayah Polres Bengkalis khususnya Polsek Mandau bisa berjalan dengan tegas sesuai dengan aturan UU. (Rahman)





