dutapublik.com, PURWOREJO – Pengajian akbar dalam rangka hari lahir (Harlah) Pondok pesantren Roudotulasna dan khotaman Juz Amma Desa Pogungrejo yang ke-29 bersama Al Habib Umar Ahmad Al Mutohar diselenggarakan di Lapangan Desa Pogungrejo, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Minggu (18/9).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh KH. Ahmad Ngumar Abdul Hamid pengasuh Ponpes Roudotulasna, Camat Bayan Dwi Cahyono Saputro.S.IP., Wakapolsek Bayan Iptu Abdul Aziz, Kepala desa Pogungrejo Bukhori dan Al Habib Umar bin Ahmad Al Mutohar dari kota Semarang sekaligus sebagai pembicara dalam kegiatan pengajian akbar.
Acara diawali dengan pembacaan khotaman Juz’amma yang oleh santriwan santriwati pondok pesantren Roudotulasna dan Sehari sebelumnya di laksanakan pawai ta’aruf keliling desa dengan meriah.
Tausiyah yang sebelumnya akan diisi ceramah agama Islam oleh Habib Umar bin Ahmad Al Mutohar digantikan oleh Gus Ilham dari Yogyakarta dikarenakan Habib Umar ada acara penyambutan tamu dari Yaman.
Dalam sambutan Ketua Panitia penyelenggara Mujiono mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Pogungrejo yang telah memberi dukungan dan kepada jamaah yang hadir.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Pogungrejo yang telah memberi dukungan dan kepada jamaah yang hadir pada kegiatan pagi ini, panitia tidak pernah menduga kegiatan harlah pengajian Akbar akan dihadiri begitu banyak jamaah di tengah suasana pandemi Corona yang belum selesai,” ujarnya.
Lalu, kata Mujiono, “Semoga ini akan membawa keberkahan dan kelak mendapatkan safaat dari Rasulullah,” harapanya.
Lanjut Mujiono, “Segenap panitia memohon maaf acara pengajian sedianya akan diisi oleh habib Umar bin Ahmad Al Muthohar di gantikan oleh Gus Ilham dikarenakan beliau habib Umar ada acara mendadak untuk menyambut tamu dari Yaman Timur Tengah,” jelasnya.
Camat Bayan dalam sambutanya juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia atas penyelenggaraan pengajian Akbar dan berharap dengan acara pengajian akan menambah keimanandan ketaqwaan.

Pengajian Akbar peringati Harlah Ponpes Roudotulasna ke-29 dihadiri 1.000 Jamaah
“Pemerintah sangat memperhatikan pendidikan untuk anak yang cerdas dan beraklak mulia, masalah Kesehatan, dan masalah pengetasan kemiskinan. Peran kyai dalam hal ini sangatlah penting karena dengan menanamkan budi pekerti yang dilandasi dengan Agama yang kuat, bahkan terwujud manusia Indonesia yang bermartabat dengan dilandasi agama yang kuat,” jelasnya.
Dalam tausiyahnya, KH. Gus Ilham menjelaskan tentang metode mendidik anak, sangat penting karena dengan dakwah nilai-nilai budi pekerti secara islam dapat ditanamkan kepada anak anak terutama di usia dini. Tentu saja dalam penyampaian dakwah haruslah dengan benar sesuai dengan agama Islam dan berpegang kepada Al Quran, Hadis, dan Sunah.
Pengajian akbar tersebut dihadiri oleh kurang lebih 1000 orang dan mendapat pengamanan secara terbuka oleh personil Polsek Bayan. (AJ).


