Ini Komitmen Pemkab Blora Libatkan Gen Z, Perempuan, hingga Kelompok Rentan Dalam Pembangunan Daerah

153

dutapublik.com, BLORA – Pemerintah Kabupaten Blora menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelompok Rentan (Keren) untuk kelima kalinya di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Kamis (13/3/2025).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Musrenbang yang dikhususkan untuk perempuan, lansia, anak, dan difabel ini pada tahun ini melibatkan secara khusus generasi muda (Gen Z) Blora.

Hal itu dilakukan dengan tujuan menampung aspirasi, masukan, sekaligus usulan pembangunan dari Gen Z, kelompok perempuan, lansia, anak, hingga difabel untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Blora tahun 2026.

Bupati Blora, Arief Rohman, menegaskan bahwa “Blora Future Leader, Perempuan Blora Berdaya, dan Ngopeni Kelompok Rentan” adalah komitmen Pemkab Blora di bawah kepemimpinannya untuk melibatkan seluruh unsur masyarakat dalam pembangunan daerah.

“Kita harus memastikan bahwa pembangunan Kabupaten Blora berpihak pada semua lapisan masyarakat, termasuk generasi muda (Gen Z), perempuan, anak, lansia, dan penyandang disabilitas,” tegasnya.

Orang nomor satu di Blora itu menyampaikan beberapa hal, di antaranya akan terus mendukung akses pendidikan berkualitas, pelatihan keterampilan, serta peluang kerja dan wirausaha bagi generasi muda.

Selain itu, ia juga berkomitmen meningkatkan kesejahteraan perempuan melalui kebijakan yang mendukung kesetaraan gender, pemberdayaan ekonomi perempuan, serta perlindungan terhadap kekerasan dan diskriminasi.

Program perlindungan anak dan peningkatan layanan kesehatan serta gizi akan menjadi prioritas utama. Pemkab juga berencana mengembangkan program kesejahteraan lansia, termasuk akses layanan kesehatan yang lebih baik, ruang-ruang sosial yang ramah lansia, serta program dukungan keluarga.

Termasuk juga mengakomodasi kebutuhan penyandang disabilitas, baik dalam infrastruktur ramah difabel, akses pendidikan, pekerjaan, maupun layanan kesehatan.

Menurut Bupati Arief, Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum bagi semua pihak untuk membangun masa depan Blora yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa Musrenbang Gen Z, Perempuan, dan Kelompok Rentan merupakan salah satu dari sembilan program prioritas yang menjadi bagian dari program hasil terbaik cepat dalam 99 hari ASRI (Arief Rohman – Sri Setyorini).

Bupati Arief mengajak semua pihak untuk berkontribusi, menyampaikan aspirasi, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan Blora yang lebih baik.

“Mari kita bangun Kabupaten Blora yang lebih inklusif, ramah bagi semua, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Dengan gotong royong dan kolaborasi, saya yakin kita dapat mewujudkan Blora yang lebih maju dan sejahtera untuk semua,” pungkasnya.

Bagi masyarakat yang ingin turut andil dalam pembangunan Kabupaten Blora, lanjutnya, bisa menyampaikan usulannya paling lambat 16 Maret 2025 melalui tautan berikut: http://s.id/usulrkpd2026.

Terpisah, Ketua DPRD Blora, Mustopa, mengapresiasi diselenggarakannya Musrenbang Gen Z, Perempuan, dan Kelompok Rentan. “Pemkab Blora memang secara khusus memprioritaskan kegiatan perempuan dan kelompok rentan,” ucapnya.

Mustopa menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh acara Musrenbang ini. Harapannya, anggaran untuk kegiatan ini bisa ditingkatkan lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. (Yasin Al Amiin)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *