dutapublik.com, MEMPAWAH – Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPPNU) lakukan kegiatan Makesta (Masa Kegiatan Anggota) di MA Raudatul Ulum Kecamatan Segedong Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat, pada Minggu (26/9).
Acara tersebut digelar selama satu hari yang diikuti oleh peserta kurang lebih 20 orang dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Di mana acara tersebut dihadiri oleh Haris Rosi selaku ketua PC IPNU Mempawah dan Fathul Qorib Mantum PAC IPNU Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah serta Muhammad wafir yang merupakan penulis buku.
Dalam sambutannya, Haris Rosi mengapresiasi PAC IPNU IPPNU Segedong yang telah melaksanakan pengkaderan pertama kali.
“Yang mana Kaderisasi merupakan jantung organisasi. Maka ciptakanlah Kaderi melalui kaderisai jangan pernah patah semangat meskipun peserta sedikit atau banyak, karena kita harus menciptakan 2 hal, yaitu kualitas dan kuantitas.”
“Saya berharap IPNU semakin memperkokoh Kaderisasi dan juga menciptakan regenerasi Yang berkualitas,” ujarnya.
Selain itu Muhammad Wafir selaku pemateri menyampaikan, sebelum memimpin orang lain seyogianya terlebih dahulu harus bisa memimpin diri sendiri.
“Kita semua adalah pemimpin, pemimpin untuk diri sendiri. Nah, sebelum kita memimpin orang lain kita harus mampu dalam memimpin diri sendiri terlebih dahulu.”
Terkadang kita sering dikalahkan oleh nafsu, rasa malas, rasa takut, yang semua itu mesti kita perangi. Sadar enggak sih bahwa yang sering membuat kita galau dan sedih, dikarenaka kita sering dikalahkan oleh diri kita sendiri menuruti nafsu, rasa malas, rasa takut. Sehingga impian dan cita-citanya kita tertunda tidak bisa didapat,” terangnya.
Wafir mengajak kepada semuanya untuk untuk segera bangkit dan berubah agar bisa menjadi manusia yang berhasil.
“Ayolah mulai saat ini kita berubah agar menjadi orang yang dapat dibanggakan. Sebab orang-orang yang kita sayangi seperti Orang tua, Ayah Ibu dan saudara akan senang bila kita menjadi orang yang berhasil.”
“Untuk itu jangan mau kalah dengan orang lain, mereka hebat kita harus lebih hebat, wong sama-sama makan nasi sama-sama minum air. Tanamkan dalam diri kita integritas, kedisiplinan serta sifat jujur dan tidak pernah putus asa dalam berusaha agar kita dapat menjadi orang yang luar biasa, tandasnya,” (Hamdani)





