dutapublik.com, LANGOWAN- Minahasa — Bertempat di Balai Desa Tumaratas dua kecamatan Langowan barat kab.Minahasa Jumat, (11/10/2024) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kembali melaksanakan Kampanye Penanganan Sampah ke 11 wilayah kecamatan Langowan Barat diikuti oleh jajaran Hukum tua dan perangkat desa yang hadir.
Tampil sebagai pemateri, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Vicky Kaloh, didampingi Sekdis Albert Tombeng, SSos., Asisten II Bidang Perekonomian Arody Tangker, dan Aktivis Lingkungan Pitty Tumilaar, yang juga Direktur Bank Sampah desa Sonder.

Diketahui tujuan Pelaksanakan Kegiatan kampanye pnanganan sampah kerjasama DLH Minahasa, merupakan bagian urusan prioritas bagi pemerintah daerah berdasarkan UU no.,23 tahun 2014. Tentang pemerintah daerah pengelolaan sampah menjadi urusan wajib bukan pelayanan dasar.
“Meskipun anggaran pengelolaan sampah didaerah tidak memadai, meskidemikian rata rata sekitar 45% sampah diindonesia masih diangkut atau ditimbun / direnfiil.” Ujarnya
Lanjutnya Terpenting bagi masyarakat untuk terus menumbuhkan kesadaran pada Kelestarian hidup dan menjadi
PR besar mendatang sebagai kerangka dalam membangun Minahasa dalam menata lingkungan sehat dan asri.
“Intinya terpenting dalam penanggulangan sampah wilayah Minahasa, antara lain; Pemilahan, Pengumpulan pengangkutan dan pemrosesan terakhir sampah, selanjutnya
Bagaimana sampah dimanfaatkan kembali, selain
Daur ulang sampah dan penganggaran.” Jelas Asisten II Arody Tangkere
Sebelumnya Kadis DLH Vicky Kaloh pada kesempatan menyampaikan untuk mengoptimalkan Kampanye Penanganan Sampah di Kabupaten Minahasa dibutuhkan kerjasama semua pihak.
Secara garis besar, pengelolaan pada penanganan sampah sangat penting,. Melihat ada tiga jenis sampah, antara lain: sampah organik, sampah anorganik, dan selanjutnya sampah bahan berbahaya beracun (B3). “Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, dapat memberikan pemahaman betapa pentingnya masyarakat dimulai dari keluarga untuk hidup bersih tidak membuang sampah sembarangan dan juga tentu mulai memilah sampah untuk dimanfaatkan untuk menambah income terhadap masyarakat.” Pungkas Tumilaar menutup kegiatan.
Terpisah Camat Langowan Barat, Ir Sisca Maseo yang diwakili Sekcam, Jouke Moniung kepada media ini menuturkan kedepan peran pemerintah desa untuk mendirikan Bank Desa diusahakan oleh BUMDes sehingga nantinya wilayah Kecamatan Langowan Barat menjadi barometer Bersih dan Sehat.
“Pentingnya pemerintah desa dalam hal pengelolaan sampah dengan mendirikan Bank Sampah wilayahnya masing – masing, pada prinsipnya Menambung di Bank Sampah perlu untuk terus disosialisasikan kepada masyarakat.” Kunci Sekcam Jouke Moniung, S.Sos. (EffendyIskandar)


