Duta Publik

Kajian Dhuha Di Masjid Amrullah Lanud Roesmin Nurjadin, Tiga Lelah Yang Disayangi Allah

35

dutapublik.com, PEKANBARU – Sebagai bentuk peningkatan iman dan taqwa prajurit dan pegawai negeri sipil di lingkungan Lanud Roesmin Nurjadin secara rutin setiap hari rabu selepas pelaksanaan apel pagi dilaksanakan ibadah di rumah ibadah masing-masing.

Untuk prajurit dan PNS yang muslim dilaksanakan shalat Dhuha dan ceramah keagamaan di Masjid Amrullah Lanud Roesmin Nurjadin. Dalam kesempatan Rabu, (24/1/2024) ceramah rohani islam diberikan oleh H. Marhalim, S.Ag.

Dalam tausiyahnya Ustadz Marhalim menyampaikan ada lelahnya seorang muslim yang disayangi oleh Allah SWT.

Yang pertama adalah lelah bekerja mencari nafkah untuk anak istri, disampaikan Ustadz Marhalim di dalam hadist, siapa yang capek bekerja kalau dia pulang di petang hari maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan ampuni dosanya saat itu. Bekerja juga menjadi rasa syukur kita seperti Firman Allah dalam surat At Taubah ayat 105.

Namun tidak semua lelah bekerja itu disayangi Allah ada dua syarat agar lelah ini disayang Allah. “Yang pertama bekerja itu mesti ikhlas yang dimaksud adalah lelah di tempat kerja baik karena pikiran fisik dan tenaga ketika kita pulang ke rumah melihat keluarga anak ataupun istri kita seakan-akan kita tidak punya beban atau permasalahan dan kita telah meninggalkan rasa lelah itu di tempat kita bekerja. Kemudian yang kedua adalah bekerja yang baik, yang halal. Karena yang baik itu membawa kebaikan dan jika yang buruk dibawa pulang akan melahirkan keburukan”, tegas ustadz.

Lelah kedua adalah lelah beribadah. Lelah dalam beribadah yang dimaksud adalah tidak hanya melakukan yang wajibnya saja namun juga lelah dan banyak melaksanakan sunah-sunahnya.

Dan yang terakhir adalah lelah menuntut ilmu. “Menuntut ilmu itu tidak hanya formal pergi ke sekolah, ke kampus ada juga yang non formal seperti yang sedang kita lakukan saat ini. Makanya dalam hadist mengatakan bagi siapa yang menuntut ilmu Allah mudahkan orang itu untuk masuk ke dalam surganya Allah” pungkas Ustadz Marhalim. (Red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!