dutapublik.com, GARUT – Di awal Tahun Baru Islam 1444 H, Abah Taryo (80) yang kesehariannya sebagai penjual cilok keliling, mendapatkan bantuan dari seseorang yang tidak mau disebutkan namanya (hamba Allah). Abah Taryo menerima bantuan saat berada kediamanya yaitu di Kampung Cikalong RT.03 RW.06 Desa Tanjung Sari Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut.
Sebut saja, ibu Dedeh Nurhaeni (41) seorang guru RA Al-Hikmah Kp. Paniisan Karangpawitan Garut yang menerima titipan amanat dari seseorang hamba Allah yang tidak mau disebutkan namanya untuk menyampaikan dan memberikan bantuan donasi tersebut kepada Abah Taryo.
Pada hari itu juga ibu Dedeh bergegas berangkat menuju ke rumahnya Abah Taryo (80) untuk memberikan bantuan titipan tersebut, pada Sabtu, 6 Agustus 2022.
Ibu Dedeh mengatakan kepada awak media bahwa di Tahun Baru Islam 1444 H ini merupakan momen yang paling tepat untuk saling berbagi kebahagiaan kepada sesama yang membutuhkan dan saling tolong menolong antar sesama muslim terutama menyantuni kaum dhuafa memiliki sejumlah manfaat.
“Untuk orang yang sudah menerapkan perintah menyantuni kaum dhuafa dimungkinkan dapat menjadi pribadi yang lebih bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah kepada kita dan sekaligus lebih meningkatkan rasa kepedulian sosial bagi dirinya,” ujarnya.
Sementara di tempat yang sama, Abah Taryo (80) yang telah menerima bantuan tersebut mengucapkan rasa terima kasihnya kepada ibu Dedeh (41) dan terutama untuk seseorang yang telah memberikan bantuan donasi tersebut, “Semoga Allah SWT menerima amal kebaikan dia dan melipatgandakan pahalanya kelak dikemudian hari,” ucap Abah Taryo. (Made)


