Kapolda Sulsel dan Gubernur Andi Sudirman Tinjau Harga Bahan Pokok di Pasar Terong Makassar Jelang Ramadan 2026

35

dutapublik.com, MAKASSAR – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, bersama Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan pemantauan harga bahan pokok di Pasar Terong, Kota Makassar, Jumat (20/2/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), antara lain Pangdam XIV/Hasanuddin, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Sulselbar, serta Wali Kota Makassar. Kehadiran para pimpinan daerah ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan instansi terkait dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pangan.

Dalam kunjungannya, Kapolda Sulsel dan Gubernur Sulsel berdialog langsung dengan para pedagang dan pembeli. Mereka menanyakan perkembangan harga sejumlah komoditas, seperti beras, minyak goreng, gula, cabai, dan kebutuhan pokok lainnya. Selain itu, keduanya juga menyerap aspirasi terkait kendala distribusi maupun pasokan di lapangan.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa inspeksi pasar ini penting untuk memastikan harga tetap terkendali. Menurutnya, pemantauan langsung merupakan langkah strategis untuk mencegah lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat, khususnya menjelang Ramadan dan Idulfitri. Pemerintah Provinsi Sulsel akan terus melakukan monitoring secara berkala guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Sementara itu, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan komitmen Polda Sulsel untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mengawasi distribusi bahan pokok. Kepolisian akan meningkatkan pengawasan guna mencegah praktik penimbunan maupun permainan harga yang merugikan masyarakat.

“Polri siap mendukung penuh langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan adanya pemantauan ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok. Pemerintah dan aparat keamanan berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan bersama. (S.N)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *