KBM Sudah Berjalan, PKBM Harapan Bangsa Karawang Terpantau Sepi, Disdikpora Diminta Lakukan Klarifikasi

82
dutapublik.com, KARAWANG – Kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun ajaran berjalan telah dimulai sesuai kalender pendidikan nasional yang ditetapkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) serta diadopsi oleh dinas pendidikan kabupaten/kota dan provinsi. Setiap satuan pendidikan, baik formal maupun nonformal, wajib mengikuti kalender pendidikan tersebut. Ketentuan ini juga berkaitan dengan penggunaan anggaran pemerintah, seperti Dana BOS untuk pendidikan formal dan Dana BOP (Bantuan Operasional Penyelenggaraan) untuk pendidikan nonformal. PKBM Harapan Bangsa yang beralamat di Desa Balonggandu, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, merupakan satuan pendidikan nonformal yang menyelenggarakan program pendidikan kesetaraan reguler dan menerima bantuan Dana BOP. Namun, berdasarkan pantauan dalam dua pekan terakhir, kondisi PKBM tersebut terlihat sepi. Pintu gerbang, ruang kelas, dan kantor dalam keadaan terkunci. Tidak tampak adanya aktivitas belajar mengajar di lokasi. Jurnalis Dutapublik.com telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Ketua PKBM Harapan Bangsa, Oleh Hapih, S.Pd., melalui sambungan telepon seluler. Hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan. Selain itu, informasi tersebut juga telah disampaikan kepada Kepala Bidang PAUD Dikmas Kesetaraan Disdikpora Kabupaten Karawang melalui video dokumentasi.

Pihak Disdikpora menyampaikan kemungkinan kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara daring.

Meski demikian, sejumlah warga sekitar menyebut bahwa PKBM tersebut selama ini dikenal melaksanakan pembelajaran secara reguler tatap muka pada hari kerja. Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait mekanisme pembelajaran yang sedang diterapkan. Untuk memastikan kepastian informasi, pengawasan, serta transparansi penggunaan Dana BOP, Disdikpora Kabupaten Karawang diharapkan dapat melakukan klarifikasi dan monitoring lapangan secara berkala melalui penilik kesetaraan. Langkah tersebut penting guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai regulasi dan prinsip akuntabilitas anggaran. Dutapublik.com akan terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan guna menghadirkan informasi yang berimbang kepada publik. (Red)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *