Kebun Karet Dan 50 Pohon Sawit Milik Warga Peniraman Habis Terbakar

794

dutapublik.com, MEMPAWAH – Kembali terjadi kebarakan Hutan milik seorang warga di Desa Peniraman Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat, Jumat (1/4).

Diduga penyebab kebakaran tersebut akibat kelalaian seorang warga yang membakar sampah di samping rumahnya pada Kamis sore sekitar pukul 15.00 WIB.

Keterangan dari Ibu Inggit salah satu warga yang membakar sampah bahwa api tidak besar dan sempat berhasil dipadamkan, malam harinya api tersebut tidak ada bahkan asap api pun sudah hilang namun siang hari tadi api kembali hidup.

“Saye si cuman membakar sampah di depan rumah tu, pon ndak jugak nyala, ndak taulah kenapa api tu bisa, ndak tau la gimana yee, semalam endak ada api tu dan asapnya pun udah ndak ade,” ungkap Ibu Inggit.

Abdul Aziz yang merupakan pemilik dari kebun tersebut mengatakan bahwa dia tidak tau menahu mengenai kebarakan kebunnya itu akan tetapi dia mendapat telpon dari warga sekitar bahwa kebunnya telah terbakar.

“Saye tinggal di Mempawah dan saye dapat telpon disuruh datang ke sini kebunnya kebakaran sekali sye tengok habis kebun karet sama juga kebun sawit terbakar, kebun sawet sye itu ada sekitar 50 batang yang habis terbakar,” jelasnya.

“Sye berharap orangnya itu mau bertanggung jawab,” tambahnya.

Agit Sugianto kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mempawah sangat menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dan menjaga ketika membakar sampah apalagi saat ini musim kemarau api mudah menyebar dan membesar.

“Semakin banyak daerah kebakaran lahannya, himbauan kami kepada masyarakat seperti juga yang disampaikan oleh Bupati jangan membuka lahan yang mudah terbakar. kalaupun ada, dijaga karena api kecil itu pertama tidak masalah namun jika tidak dijaga apalagi dalam kondisi kayak gini kering, angin, khawatirnya lahan kita kabut, diatas tidak keliatan malah lewat dibawah dia, kalau udah diliat ada makanan yang bisa dimakan dia akan membesar, nah kalau udah membesar kita akan kesulitan untuk memadamkan nya,” ujarnya.

“Kami dari BPBD Mempawah yang turun ada 2 tim satu dari arah sebelah sana dan satu kami dari arah sini jadi kurang lebih kami 15 personel yang turun,” imbuhnya.

Dalam Pantuan media dutapublik.com sebelum datangnya Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mempawah warga sekitar berupaya memadamkan api menggunakan alat sederhana yaitu pipa kecil. (Pattiha)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *