Duta Publik
       

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanggamus Resmi Diborgol, Diduga Korupsi Dana BOKB

68

dutapublik.com, TANGGAMUS – Edison mantan Kepala Dinas PPPA kemudian saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanggamus per tanggal 4 Agustus 2022 resmi ditahan dan hanya bisa pasrah untuk merasakan dinginnya dalam jeruji besi, Kamis (4/8).

Hanya sepatah kata yang terucap dari mulut Kadis Perikanan Kabupaten Tanggamus ini. Kata Edison itu resiko jabatan buah memakan uang rakyat saat menjabat Kepala Dinas PPPA, Dalduk dan KB Tanggamus periode 2020-2021, akhirnya Kadis Perikanan merasakan juga indahnya jeruji besi penjara 

Proses penahanan itu dilakukan setelah melalui sejumlah rangkaian penyelidikan dan sebelumnya telah diumumkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tanggamus. Kejari secara resmi telah melakukan penahanan terhadap Edison dalam kasus makan uang rakyat dugaan pemotongan anggaran terhadap pelaksanaan dana BOKB (Bantuan Operasional Keluarga Berencana) tahun 2020 dan 2021.

Edison saat ini diketahui sebagai Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanggamus. Ia ditahan dalam kasus pemotongan dana BOKB pada Dinas PPPA Dalduk dan KB Tahun 2020 dan 2021.

Edison terlihat hadir siang tadi di Kantor Kejari Tanggamus dan Jumat sore (5/8) langsung digiring masuk ke mobil tahanan kejari untuk dijebloskan ke penjara.

Sebelumnya Kejari Tanggamus telah merilis hasil penyidikan oleh tim penyidik Tipikor bidang Pidsus Kejari Tanggamus dan mendapatkan fakta bahwa telah terjadi pemotongan anggaran terhadap pelaksanaan dana BOKB tahun 2020 dan 2021.

Pemotongan dana BOKB tersebut dilakukan oleh oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari pihak Dinas PPPA, Dalduk dan KB Kabupaten Tanggamus dengan cara mengumpulkan seluruh pelaksana kegiatan mulai dari Korluh Kecamatan, PPKBD dan Sub PPKBD.

Dan pihak Rumah Makan yang dijadikan objek pemotongan terkait dengan pemotongan dana BOKB tahun 2020 dan 2021 menimbulkan kerugian keuangan negara berdasarkan penghitungan tim audit Inspektorat Kabupaten Tanggamus hingga mencapai kurang lebih Rp1,55 Miliar.

Sehingga atas kasus pemotongan dana BOKB tersebut, tim Penyidik tipikor bidang Pidsus Kejari Tanggamus telah menetapkan status tersangka terhadap Edison selaku Kepala Dinas PPA Dalduk dan KB pada tahun 2020 dan 2021 lalu.

Edison disangka telah melakukan penyimpangan kewenangan dan disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18, Pasal 3 jo, Pasal 18 dan/atau Pasal 12 huruf (e) jo, Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999. (Sarip)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!