Keren, UNY Beri Pelatihan Digitalisasi Kepada Pelaku UMKM Dan Pemandu Wisata Di Blora

135

dutapublik.com, BLORA – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memberikan pelatihan digitalisasi bagi pelaku UMKM dan pemandu wisata yang berasal dari kalangan karang taruna di Kabupaten Blora, Sabtu (12/4/2025). Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat lantai 2 Kantor Bapperida Blora ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini.

Direktur Direktorat Kerja Sama, Sistem Informasi, Inovasi, dan Usaha (DKSIU) UNY, Dr. Ir. Darmono, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk kontribusi UNY dalam mewujudkan desa-desa di Blora yang berdaya saing, inovatif, dan mandiri.

“Dalam pelatihan ini, kami berupaya meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan teknologi informasi digital dalam mengembangkan usahanya,” ujar Ir. Darmono.

Karang taruna sebagai generasi muda desa juga dilibatkan dalam pelatihan pemandu wisata. Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran mereka dalam menggali dan mempromosikan potensi wisata di desa masing-masing.

Sebanyak 70 peserta dilibatkan dalam kegiatan ini, terdiri atas pelaku UMKM dan anggota karang taruna. Dr. Ir. Darmono mengungkapkan, pelatihan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu sektor pariwisata sebanyak 40 orang dan UMKM sebanyak 30 orang.

“Peserta akan mendapatkan pelatihan terkait digitalisasi UMKM dan kepemanduan wisata. Kegiatan ini tidak hanya berlangsung hari ini saja, tetapi juga akan dilanjutkan dengan pendampingan dari UNY pada masa mendatang,” rincinya.

Lebih lanjut, direncanakan pada 25–26 April 2025 mendatang akan diselenggarakan kegiatan lanjutan berupa pelatihan kebugaran jasmani untuk orang tua atau pemilik warung melalui festival olahraga tradisional.

Pihak UNY berharap, kerja sama ini dapat membuka lebih banyak ruang kolaborasi antara UNY dan Pemerintah Kabupaten Blora, dengan masyarakat sebagai pusat pembangunan berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas daerah.

Disambut Baik

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Pelatihan digitalisasi produk UMKM di Kabupaten Blora bertujuan mengoptimalkan usaha kelompok UMKM. Sementara itu, pelatihan pemandu wisata ditujukan kepada karang taruna di wilayah Kecamatan Blora Kota,” jelasnya.

Ia menambahkan, di era digital seperti sekarang, UMKM harus mampu beradaptasi dengan teknologi agar dapat berkembang dan bersaing di pasar global.

“Pelaku UMKM perlu mempelajari cara-cara efektif memasarkan produk melalui media sosial dan platform online. Dengan pelatihan ini, diharapkan mereka mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, dan menaikkan omzet usaha,” tutur Wabup, yang akrab disapa Budhe Rini.

Terkait sektor pariwisata, ia menyatakan bahwa keberadaan pemandu wisata sangat penting dalam meningkatkan daya tarik dan pengembangan destinasi di Kabupaten Blora.

“Dengan pelatihan ini, diharapkan para pemuda yang tergabung dalam karang taruna mampu menerapkan dasar-dasar kepemanduan secara profesional sehingga dapat membangun citra positif wisata Blora,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyematkan secara simbolis kartu pelatihan kepada perwakilan peserta dan menyaksikan penandatanganan dokumen implementasi kerja sama pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang ditandatangani oleh UNY, Kepala Dinsos P3A Blora, dan Dinas Perdagangan Koperasi UKM Blora.

Kolaborasi Strategis

Terpisah, Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama, Teknologi Informasi, Inovasi, dan Usaha UNY, Prof. Dr. Margana, menegaskan pentingnya kolaborasi antara UNY dan Pemerintah Kabupaten Blora. Menurutnya, Blora merupakan salah satu pilar dalam skema pentahelix yang menjadi target kolaborasi UNY.

“Pemerintah Kabupaten Blora merupakan pilar utama dalam pelaksanaan kerja sama dengan perguruan tinggi. Kolaborasi ini mencakup pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat,” jelas Prof. Margana.

Ia menambahkan, dalam tiga tahun terakhir, UNY telah menjalankan berbagai bentuk kerja sama dengan Blora, termasuk kegiatan penelitian dan pengiriman mahasiswa KKN-PK yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

“Insyaallah, kami mohon dukungan dari Bupati dan Wakil Bupati untuk membuka program studi di luar kampus utama, yaitu di Cepu,” pungkasnya. (Yasin Al Amin)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *