dutapublik.com, GARUT – Agar lebih efisien dalam menjalankan pelayanan pemerintah di bidang politik dan pemerintahan umum, maka selain berfungsi sebagai mata dan telinga Bupati, Bakesbangol harus lebih efektif melaksanakan kebijakan pemerintah pusat di daerah.
Demikian yang disampaikan Victor John Rantung, selaku Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Garut, ketika ditemui di kediamannya.
Victor menjelaskan bahwa kondisi sosial politik saat ini sedang mengalami ujian dan hambatan.
“Ujaran kebencian, ketersinggungan dan lain-lain merupakan kejadian atau fenomena yang kemunculannya disengaja atau tidak dapat terelakan,” ujarnya, pada Kamis (27/1).
Dikatakannya, sebagai salah satu organ Mandatori yang mewadahi 27 etnis/suku dan tersebar di seluruh pelosok Kabupaten Garut, Ia berharap, agar efektifitas kinerja segenap aparatur Bakesbangpol Garut dapat lebih ditingkatkan guna pelayanan prima berbagai pihak.
“Karena Bakesbangpol tidak hanya mengurus urusan Parpol atau Ormas dan LSM, tapi harus lebih memfungsikan keberadaannya sebagai Bridge Agent Pelayanan. Sesekali jajaran Bakesbangpol berkunjung di tengah masyarakat (Tokoh dan Sesepuh Adat_red) sekaligus dapat menjaring aspirasi dan inspirasi warga,” terangnya.
Victor menambahkan, bahwa berkaitan dengan tugas dan fungsi FPK yang mewadahi 27 Etnis dari berbagai suku di Kabupaten Garut, telah beberapa kali menyelenggarakan kegiatan kelembagaan senagai peningkatan dan pemahaman tentang Wawasan Kebangsaan, Ideologi Pancasila dan lainnya.
“Yang kesemuanya diharapkan dapat melestarikan kebhinekaan serta memperkuat rasa persatuan kesatuan,” imbuhnya.
Mengenai program kerja FPK tahun 2022, lanjut Viktor, salah satunya adalah membuka akses terhadap peningkatan sinergitas hubungan kerjasama berbagai hal dengan berbagai pihak Lembaga Pemerintah dan Non Pemerintah. (Made)





