Kinerja Dan Transparansi Kades Cijagang Dipertanyakan Warga

921

dutapublik.com, CIANJUR – Beberapa warga Desa Cijagang Kecamatan Cikalongkulon Kabupaten Cianjur, mempertanyakan terhadap kinerja pemerintah Desa Cijagang, pasalnya ketika masyarakat ingin menemui kades karena ada suatu keperluan terkait dengan pelayanan, kepala Desa setempat sulit ditemui, baik di kantor Desa atau di tempat tinggalnya.

Bahkan warga juga mengatakan bahwa bukan hanya masyarakat biasa, perangkat Desa dan lembaga-lembaga Desa seperti Karang Taruna dan Badan Permusyawararan Desa (BPD) pun sulit untuk menemui kepala Desa Cijagang tersbut dengan alasan yang tidak jelas.

Ironisnya lagi, kata warga, bukan hanya sulit untuk menemui secara langsung, bahkan dihubungi lewat telpon pun, baik itu lewat WhatsAps atau seluler tetap tidak bisa di hubungi karena nomor kontaknya selalu gonti-ganti, bahkan sampai staf pemerintahan Desa pun tidak mempunyai nomor kontaknya.

” Kades Cijagang itu susah sekali di temui, saya dari pagi nunggu sampe sore buat nagih janjinya ke saya, sampe saya datang ke rumah nya dia tidak ada, jangankan saya masyarakat biasa, BPD, Karang Taruna pun sulit ketika ingin ketemu sama kades, ditelpon pun nomornya gonta ganti terus, saya minta ke stafnya aja gak ada yang punya, “. ungkap  warga desa cijagang yang tak mau disebutkan identitasnya. Senin (7/11). 

Lanjutnya, bukan hanya itu, ia juga pertanyakan terkait keterbukaan atau transparansi Anggaran Dana Desa (ADD) dan juga Pendapatan Angaran Desa (PEADes) yang diduga laporannya dan transparansi dana kurang jelas terhadap masyarakat, karena untuk asas keterbukaan terhadap masyarakat itu sudah ada Undang Undang yang mengatur tentang Keterbukaan Publik.

“Saya tuh ketemu kades ingin ngobrol biasa, pengen nanya coba jelaskan, ADD itu di kemanakan, sama PADes juga dinkemanakan, Dana desa tuh gede coba transparansikan, terbuka sama masyarakat,” ungkapnya lagi.

Lalu, terkait transparansi dana baik itu ADD atau PADes Bendahara Desa setempat pada saat dikonfirmasi oleh wartawan dutapublik.com terkait salah satu program ketahanan pangan yang ada di Desa, ia menjawab tidak tahu dengan nada yang terlihat tegang.

“Saya tidak tahu, hanya pak kades yang tau,” ungkap Bendahara Desa cijagang.

Kemudian, atas dasar informasi dari temuan warga tersebut, dutapublik.com mencoba untuk mengkonfirmasi kepada Kepala Desa setempat, dengan mendatangi kantor Kepala Desa Cijagang, namun kepala desa tidak ada di tempat.

lalu, saat coba ditanyakan kepada perangkat desa setempat, berberapa perangkat desa mengakatan bahwa pak kades tidak ada, dan juga di saat dimintai nomor telponnya mereka menjawab tidak tahu.

Sampai berita ini diterbitkan belum didapat keterangan sepatah katapun dari kepala desa setempat. (Tim). 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *