dutapublik.com, CIANJUR – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sayang Kabupaten Cianjur dipenuhi pasien korban Gempa 5,6 Magnitudo yang terjadi sekitar durasi beberapa menit.
Ratusan korban gempa tersebut mengalami luka-luka yang parah, terpantau korban dari mulai balita sampai lansia, korban masih bertandangan sehingga langsung di tangani oleh pihak RSUD dengan pertolongan pertama,pada Senin, (21/11).
Salah satu keluarga korban saat dikonfirmasi di tempat mengatakan bahwa ia merasaa naas dan khawatir karena merasa takut terjadi gempa susulan dan menelan ada korban lagi
” Saya sangat ngeri ada banyak korban, saya khawatir takutnya gempa susulan ada lagi,” ungkapnya.
Lanjutnya, para korban masih belum bisa dimasukan ke dalam ruangan melihat begitu banyak korban yang terus berdatangan, bahkan halaman parkir RSUD sudah jubel oleh kurang lebih 300 pasien dan 44 orang dinyatakan telah meninggal dunia.
” Ini kita masih di luar, dan mendapat pertolongan pertama, karena banyak korban yang terus berdatangan,” ungkapnya.
Kemudian, bukan hanya rumah sakit yang penuh, jalanan sekitar pun macet karena begitu padat akibat banyaknya korban yang di rujuk ke RSUD.
” Jalanan macet, terlalu banyak motor mobil sama ambulance ketambah yang ngangkut korban,” ungkap warga.
Lalu, sampai saat berita ini diterbitkan, pihak RSUD cianjur belum bisa di konfirmasi oleh awak media karena masih mengurus para korban yang terus berdatangan. (Std).




