dutapublik.com, TANGGAMUS – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Tanggamus, Kurnain, S.I.P., melakukan silahturahmi ke kediaman, mantan Bupati Tanggamus Samsul Hadi di Kecamatan Gisting, Selasa (20/8/2024).
Untuk diketahui Kurnain merupakan Politis Partai Nasdem, yang telah berkiprah di parleman selama dua periode dan Samsu Hadi merupakan mantan Bupati Tanggamus, dan juga sebagai Ketua Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Tanggamus.
Kurnain dalam kunjungannya ke kediaman mantan Bupati Tanggamus Samsul Hadi selain bersilahturahmi, juga mendiskusikan perihal Keputusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK) No.60/PUU-XII/2024, berkaitan dengan perubahan aturan pencalonan calon Kepala Daerah.
Mengenai hal itu keduanya sependapat, kemungkinan bisa saja terbentuk “poros baru” yang dapat terwujud dari partai di parlemen dan non parlemen dalam Pilkada serentak di Tanggamus .
Baik Kurnain atau Samsul Hadi, menilai putusan Mahkamah Konsitusi (MK) tersebut baik bagi iklim demokrasi dan mencegah skenario “kotak kosong” dalam Pilkada serentak tahun 2024.
Disamping itu, Samsul Hadi juga berbagi cerita tentang pengalamannya saat menjabat sebagai Bupati Tanggamus dan harapannya untuk perubahan yang lebih bagi Tanggamus ke depan.
Beliau juga menekankan sektor pendidikan dan pembukaan lapangan kerja, harus jadi prioritas. Samsul Hadi juga berharap, siapapun yang jadi pemimpin Tanggamus nanti, “janganlah menjadikan Tanggamus hanya untuk dicangkul dan setelah itu dibuang begitu saja.”
Samsul Hadi juga sangat mendukung langkah Kurnain untuk maju dalam kontestasi Pilkada 2024 Tanggamus. Sebagai putra daerah, bekal keilmuan dan pengalaman sebagai anggota DPRD 2 periode, Kurnain layak maju dan patut didukung.
Di kesempatan yang sama Kurnain menyatakan komitmennya untuk maju dalam kontestasi Pilkada Tanggamus tahun 2024.
Kurnain juga mengakui, sampai saat ini saya masih terus berupaya menjalankan Rekomendasi DPP Partai NasDem untuk bersanding dengan Bunda Dewi.
“Terkait dengan putusan MK terbaru, kita lihat saja nanti apakah ada kemungkinan akan ada poros baru atau hal lain yang akan kami lakukan,” pungkasnya. (Sarip)


