Duta Publik

Lanud Roesmin Nurjadin Peringati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW Tahun 1445 H/2024 M

38

dutapublik.com, PEKANBARU – Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW tahun 1445 H/2024 M yang diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS muslim di jajaran Lanud Roesmin Nurjadin maupun Insubnya, bertempat di Masjid Amrullah, Rabu (21/2/2024).

Peringatan Isra Mikraj tahun 1445 H/2024 M kali ini mengangkat tema: “Aktualisasi Nilai-Nilai Memperingati Isra Mikraj Dan Pengamalan Ibadah Ditengah Terpaan Digitalisasi” dengan menghadirkan Ustaz H. Yurnalis, S.Ag., sebagai pengisi ceramah.

Mengawali acara Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Feri Yunaldi, S.E., M.Han., menyampaikan, setiap tahun umat Islam selalu memperingati peristiwa isra mikraj, yang pada hakekatnya untuk mengingatkan dan introspeksi diri, sejauh mana keimanan dan ketaqwaan serta pemahaman dan pengamalan terhadap ajaran yang di bawa oleh Nabi Muhammad SAW.

Dengan memaknai Isra mikraj sebagai simbol dari transformasi spiritual dan transformasi sosial atau perubahan dari satu keadaan ke keadaan yang lebih baik, Komandan juga mengajak untuk bersama-sama memperbaharui tekad dan niat untuk bertransformasi baik.

“Dalam kesempatan ini, saya ingin mengajak kepada seluruh hadirin untuk bersama-sama memperbaharui tekad dan niat untuk bertransformasi baik transformasi spiritual maupun transformasi sosial yang mengajarkan manusia senantiasa taat, tunduk dan patuh kepada perintah Allah SWT serta meninggalkan larangannya”, Ucap Danlanud.

Melihat kehadiran jamaah yang terdiri dari para personel Lanud Roesmin Nurjadin dan Insub yang memenuhi Masjid Amrullah, Danlanud mengungkapkan senang dan bangga melihat hal tersebut serta berharap kebiasaan baik meramaikan masjid ini dapat di teruskan di hari-hari berikutnya.

Sementara itu Al Ustaz H. Yurnalis S.Ag., mengawali ceramahnya menyampaikan bahwasanya peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, terjadi saat Rasulullah sedang dalam duka setelah ditinggal sang istri Khadijah.

Dikatakan Ustadz H. Yurnalis buah dari Isra Mikraj adalah perintah shalat lima waktu. Dimana perintah ini langsung diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW, sehingga menjadikan Shalat berbeda dengan ibadah yang lain.

“Apabila bapak ibu ingin terhormat, ingin hidupnya barokah, bapak-ibu ingin doanya diijabah, ingin kebaikan berpihak pada kita, maka datanglah kepada Allah, maka shalatlah” lanjut Ustadz.

Ustadz juga menyampaikan bahwasanya Shalat lebih utama dikerjakan berjamaah di masjid, karena masjid itu makrifatullah, karena masjid itu sujud lambang kebersamaan, karena ke masjid itu seperti jihad fi sabilillah, dan ke masjid itu jalan menuju ketenangan.

Sebagai penutup Ustaz H. Yurnalis mengatakan shalat adalah amal badan, bukan pula ciri orang alim namun ciri orang yang berpikir. (Red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!