dutapublik.com, SEMARANG – Kodam IV/Diponegoro terus berupaya membantu masyarakat mengatasi kesulitan melalui pembangunan infrastruktur dasar dan penyediaan air bersih di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Hal itu disampaikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., saat mengikuti siaran langsung bersama Kompas TV dalam program Jurnal Nusantara bertema “Kodam IV/Diponegoro Sukseskan Program Strategis Nasional (PSN)” dari Markas Kodam, Sabtu (5/9/2026).
“Kami Kodam IV/Diponegoro terus mengakselerasi pelaksanaan pembangunan, baik jembatan maupun sumur bor air,” ujar Pangdam.
Hingga saat ini, Kodam IV/Diponegoro telah membangun 311 jembatan di wilayah Jateng dan DIY. Rinciannya terdiri dari 156 jembatan perintis atau jembatan gantung, 119 jembatan beton, dan 36 jembatan Armco. Sementara untuk penyediaan air bersih, sejak 2021 hingga 2026 telah dibangun 576 sarana yang meliputi pompa hidram, sumur bor, dan pipanisasi. Sarana tersebut dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat, irigasi, maupun persawahan.
Pembangunan diarahkan pada wilayah yang benar-benar membutuhkan, termasuk daerah yang belum memiliki akses penghubung maupun mengalami keterbatasan air bersih. Kehadiran jembatan diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi, serta memperpendek jarak tempuh menuju sekolah. Sementara sarana air bersih membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan mendukung kegiatan pertanian.
Dalam menentukan sasaran, Kodam IV/Diponegoro berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat melalui jajaran kewilayahan. Setiap usulan terlebih dahulu disurvei untuk memastikan pembangunan benar-benar dibutuhkan dan memberikan manfaat luas. Pelaksanaan pembangunan juga melibatkan masyarakat, termasuk dalam pemeliharaan sarana setelah selesai dibangun.
Pangdam menilai keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting agar jembatan maupun sumber air yang telah dibangun dapat terus dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Harapan kami, harapan dari pihak TNI, bahwa kegiatan ini merupakan program yang sangat baik yang diinisiasi oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto. Program ini bisa berkelanjutan terus, karena masih banyak sasaran yang harus dicapai. Masih banyak titik daerah yang membutuhkan jembatan serta sarana dan prasarana air bersih,” tegasnya.
Melalui program tersebut, Kodam IV/Diponegoro terus memperkuat perannya dalam membantu pemerintah menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses dan sarana dasar.
(Yasin Al Amin)






