Mantan Aparat Desa Kecewa Merasa Dibodohi, Beri Uang Pinjaman 9 Juta Kepada Kades Labansari Bertahun-Tahun Tidak Mau Bayar

758

dutapublik.com, BEKASI – Mantan Aparat Desa Labansari Kecamatan Cikarang Timur yang meminta namanya tidak disebut mengaku kecewa dengan tingkah mantan atasannya yaitu Kepala Desa Labansari, Amak Gozali. Ia mengaku merasa dibodoh-bodohi oleh Amak karena sudah bertahun-tahun uang yang ia pinjamkan tak kunjung dikembalikan.

“Pada saat ramai pembebasan Proyek Meikarta, Kades Amak Gozali meminjam uang kepada saya sebesar Rp10 juta melalui Wakil Juned. Saya adanya Rp9 juta lalu dikasihkan kepada Pak Kades melalui Wakil Juned. Kata Pak Kades alasannya buat acara hajat bumi,” ujar Narasumber kepada dutapublik.com, beberapa waktu lalu.

Karena saat itu masih menjabat sebagai aparat desa, ia mengaku tidak ambil pusing karena masih ada harapan gaji dari pemerintah desa. Namun ketika ia sudah tidak menjadi aparat desa, Narasumber mempertanyakan uang yang dipinjamkan kepada Kades Amak Gozali, kapan akan dikembalikan.

“Setelah gak jadi aparat desa, saya mempertanyakan uang yang dipinjam Kades Amak Gozali. Karena uang itu sangat ia butuhkan untuk berobat,” ujarnya.

Setelah dipertanyakan berkali-kali, Kades Amak Gozali tak kunjung mengembalikan uangnya. Bahkan ia sudah puluhan kali bulak balik ke rumah Kades Amak Gozali namun tidak pernah bertemu dengan Amak Gozali.

Masih kata narasumber, ia bahkan sudah meminta tolong kepada anggota LSM untuk membantu menagih uangnya kepada Kades Amak Gozali. Namun kata narasumber, hal ini tidak membuahkan hasil.

Karena tak kunjung berhasil mendapatkan uangnya dari Kades Amak Gozali, narasumber melaporkan masalah ini ke media dutapublik.com. Ia sebagai narasumber sangat berharap agar perilaku merugikan Kades Amak Gozali dapat segera diperbaiki agar nama baiknya tetap terjaga.

“Saya harap Pak Kades Amak Gozali membayar hutangnya. Tolong Pak Kades saya lagi sakit butuh uang itu untuk berobat,” pungkasnya.

Sementara itu Kades Amak Gozali saat dikonfirmasi oleh dutapublik.com, memberikan jawaban yang kurang mengenakkan dan menganggap masalah ini bukan urusan wartawan.

“Wassalamu’alaikum, maaf saya tidak ada urusan dengan saudara,” singkat Amak. (Kosim Jarwo)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *