Munggahan Sambut Ramadhan 1447 H, Lapas Kuningan Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan


dutapublik.com, KUNINGAN – Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan menggelar kegiatan Munggahan di Aula Lapas, Sabtu (14/2). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan, sekaligus mempererat tali silaturahmi di lingkungan lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan bahwa kegiatan Munggahan menjadi momentum refleksi diri sebelum memasuki bulan penuh berkah.

“Munggahan ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat mental dan spiritual warga binaan. Kami berharap Ramadhan menjadi titik awal perubahan ke arah yang lebih baik,” ujar Kalapas.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat struktural, staf, CPNS, peserta magang, Dharma Wanita Persatuan, serta warga binaan. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sholawat oleh warga binaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an beserta sari tilawah, sambutan Kepala Lapas, challenge hiburan yang membangun kebersamaan, makan bersama, serta ditutup dengan doa.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif, serta mendapat antusiasme tinggi dari seluruh peserta. Suasana kebersamaan tampak hangat, mencerminkan harmonisasi antara petugas dan warga binaan dalam bingkai pembinaan yang humanis.

Kalapas menegaskan bahwa program pembinaan keagamaan akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

“Pembinaan spiritual menjadi fondasi penting dalam proses reintegrasi sosial. Harapannya, warga binaan dapat kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik dan berakhlak,” tambahnya.

Melalui kegiatan Munggahan ini, Lapas Kuningan berkomitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang religius dan harmonis, serta mendukung terwujudnya warga binaan yang beriman, produktif, dan siap berkontribusi positif di tengah masyarakat. (Haryudi)

 





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *