dutapublik.com, JAKARTA – Dengan memohon ridha Allah SWT serta mengharap barakah para masyayikh, Musyawarah Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Kelurahan Penjaringan berhasil dilaksanakan dengan lancar, khidmat, dan penuh kekeluargaan pada Sabtu malam, 3 Januari 2026, bertempat di Masjid Nurul Hikmah, Muara Baru.
Musyawarah Ranting ini dihadiri oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan DKM masjid se-Kelurahan Penjaringan dari RW 001 hingga RW 017. Forum berlangsung dalam suasana musyawarah mufakat, menjunjung tinggi nilai kebersamaan, serta semangat menjaga khidmah jam’iyah Nahdlatul Ulama.
Melalui proses musyawarah yang matang dan disepakati bersama, forum menetapkan susunan pimpinan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kelurahan Penjaringan sebagai berikut:
Ustadz Lukman Hadi sebagai Rois Syuriah PRNU Kelurahan Penjaringan
H. Muhammad Abdullah Noor Said sebagai Ketua Tanfidziyah PRNU Kelurahan Penjaringan
Amanah tersebut diterima dengan penuh tawadhu dan rasa tanggung jawab sebagai wujud khidmah kepada jam’iyah NU dan masyarakat Kelurahan Penjaringan.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Lukman Hadi menegaskan pentingnya peran NU sebagai penjaga ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah, sekaligus penguat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah di tengah kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah terpilih, H. Muhammad Abdullah Noor Said, menyampaikan komitmennya untuk menggerakkan roda organisasi dengan semangat khidmah, serta menjalin sinergi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah setempat.
Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Kelurahan Penjaringan menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya Musyawarah Ranting ini, khususnya para alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh agama, DKM masjid, panitia, serta seluruh Nahdliyyin.
Semoga kepengurusan yang terpilih dapat menjalankan amanah dengan istiqamah, membawa maslahat, serta meneguhkan peran Nahdlatul Ulama sebagai rahmat bagi seluruh alam. (Bule)





