dutapublik.com – BEKASI Diketahui, konsleting listrik selama ini adalah penyumbang terbesar dari beberapa musibah kebakaran, yang sering melanda rumah warga.
Terkait hal itu, kebakaran akibat konsleting listrik kembali terjadi di Desa Cipayung. Kebakaran tersebut yang menghanguskan sebuah rumah milik warga bernama Sadim (58) di Kampung Gandaria RT. 02/03 Desa Cipayung Kecamatan Cikarang timur Kabupaten Bekasi, terjadi pada Kamis (21/4).
Menurut beberapa warga selaku saksi, ketika kejadian berada di lokasi, si Jago Merah terlihat sekitar pukul 19.30 Wib.

“Pas sepi, pas jam tujuh malam, ketika warga disini pada shalat Terawih” ucap Suherti (40).
Suherti menambahkan, Ia hanya bisa teriak minta tolong ketika melihat api sudah membesar.
“Saya sempat bingung, saya Perempuan cuman bisa teriak, api, kebakaran, kebakaran dan memang api gak lama langsung membesar,” imbuhnya.

Ketika dikonfirmasi awak media dutapublik.com, Sadim menuturkan, bahwa saat kejadian dirinya sedang tidak berada di rumah.
“Saya sedang di kampung sebelah, saya juga taunya kebakaran ini dari tetangga lewat telpon. Pas sampe sini udah banyak orang, yang gotong royong berusaha memadamkan api,” ujarnya.
Kebakaran tersebut, lanjut Sadim, menghanguskan rumah dan juga surat tanah miliknya.

“Gak ada korban jiwa, tapi memang kalau mau dihitung kerugian atas kebakaran rumah ini, kurang lebih saya kira-kira 50 juta. Belum lagi empat sertifikat tanah saya juga ludes ikut terbakar. saya menduga ini sebab konsleting listrik penyebabnya,” keluhnya.
Dalam kesempatan yang sama H. Ajan selaku Kades Cipayung, yang ikut mengetahui kejadian tersebut, menghimbau kepada masyarakatnya untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan keamanan dalam bulan Ramadhan ini.
“Agar lebih jeli dikontrol dulu, kompor, lampu dan kunci rumah sebelum melaksanakan ibadah sholat berjama’ah di mesjid. Walaupun dekat misalnya dengan rumah, supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” himbaunya. (Iwan R)





