dutapublik.com, JAKARTA – Tim Satgas Udara Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Jakarta, yang terdiri dari personel TNI AU, dengan sigap mengawal sekaligus mendampingi untuk menjamin keamanan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI unprosedural yang baru tiba dari penerbangan Saudi Arabia.
Sebelumnya, Amilia Susanti (27), warga Desa Sengkol Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang diduga menjadi korban PMI/TKI unprosedural ke Timur Tengah, diduga oleh pemroses bernama Ansori warga Jakarta dan Sponsor Iskandar warga Kabupaten Lombok Timur.
Kapten Pas Agung Eri, selaku Kasi Ops Satgas Udara Bandara Soetta ketika mendapatkan informasi dari media dutapublik.com akan adanya kedatangan Amilia Susanti, langsung sigap memberikan instruksi kepada anggotanya untuk memberikan pengawalan dan pendampingan guna memberikan rasa aman kepada Amilia Susanti dari gangguan oknum yang tidak bertanggung jawab.
Keberadaan Satgas Udara di Bandara Soetta intinya untuk membantu kelancaran dan keamanan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN), di samping sebagai pengawas dalam pelaksanaan protokol kesehatan yang menjadi tugas utamanya dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait dengan masih adanya Covid-19.
Sementara, Ansori, hingga berita ini dipublikasikan belum bisa memberikan respon baik terkait kepulangan Amilia Susanti. Padahal, Ansori Cs adalah diduga kuat selaku pemroses yang memberangkatkan Amilia Susanti menjadi PMI/TKI unprosedural ke negara Timur Tengah untuk dipekerjakan sebagi asisten rumah tangga. (N. Wirasasmita)





