Opini Prof. Dede Farhan Aulawi

313

dutapublik.com, BANDUNG – Prof. Dede Farhan Aulawi mengatakan manusia hanyalah sebutir debu kosmik di tengah jagat raya yang tak terhingga. Semesta diciptakan tanpa batas, sementara manusia memiliki banyak keterbatasan.

Semesta Raya sudah ada sejak milyaran tahun dan akan terus ada sampai batas waktu Sang Pencipta kehendaki untuk tiada.

Dari sejak ada kehidupan, mulai dari sebutir bakteri yang yg baru hidup sampai manusia yang memiliki Intelejensi paling tinggi dan komplek, terus mengalami revolusi di semesta raya ini. Hilang silih berganti oleh proses revolusi semesta raya.

Ada kehidupan yang mengalami hancur dan hilang, tapi ada juga kehidupan baru yang terbentuk. Akibat ledakan suatu bintang atau galaxi di semesta raya ini.

Di semesta raya ini ada manusia yang sdg menapaki kehidupan dengan intelejensi paling canggih dan mutakhir sampai batas kehancuran akan menimpa mereka, tapi ada juga yang sedang memulai kehidupan primitif seperti pertama kali manusia ada di bumi ini.

Bumi ini mampu menampung pertambahan jumlah manusia, tetapi bumi tidak akan mampu menampung keserakahan manusia. Maka alam akan memiliki cara untuk menyeimbangkan dirinya sendiri.

Manusia adalah entitas hayati yang yg memiliki rasa dan intelejensi juga kesadaran. Dengan kesadaran inilah manusia akan menerima apa yang dia miliki saat ini dan mensyukurinya, itulah kebahagiaan. Yaitu menerima anugrah Sang Pencipta yg ada saat ini dan mensyukurinya, bukan terlena dengan pencarian yang belum ada.

Memanfaatkan waktu yang sangat sebentar dalam hidup ini, untuk menyadari, merasakan, mensyukuri, memanfaatkan, dan berbagi anugrah Tuhan kepada keluarga terkasih dan kepada sesama entitas hidup mahluk ciptaan Tuhan. Itulah manusia cerdas.

Karena kita tidak tahu, kapan semesta ini berhenti dari berproses, yaitu kehancuran total yang kekal.

Semoga bermanfaat untuk perenungan kesadaran dan mempertajam kepekaan spiritual guna meningkatkan ketaqwaan kepada Dzat Sang Maha Pencipta. (ysn)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *