dutapublik.com, WONOSOBO – Pelaku pembacokan terhadap anggota Kodim 0707/Wonosobo, Serda Rahman Setiawan, berhasil ditangkap di Dusun Sumpit, Desa Kepil, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo.
Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu malam (13/9/2025) di Kafe Shaka, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran. Saat itu, Serda Rahman Setiawan yang baru selesai bertugas sedang makan malam. Ia mencoba melerai keributan antara pengunjung dan pegawai kafe dengan membawa salah satu pelaku ke area parkir. Namun, di lokasi tersebut, pelaku justru mengambil senjata tajam dari mobilnya lalu menyerang Serda Rahman hingga mengalami luka serius.
Korban sempat dilarikan ke RS PKU Wonosobo, tetapi nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Minggu dini hari (14/9/2025).
Dua hari kemudian, Tim Gabungan Intelijen TNI berhasil menangkap dua orang terduga pelaku, yakni Iwan dan kekasihnya, Putri. Operasi penangkapan dilakukan pada Senin (15/9/2025) sekitar pukul 10.56 WIB di sebuah rumah kosong di wilayah Sumpit, Kepil.
Proses penangkapan dipimpin langsung oleh jajaran Waas Inteldam IV/Dip, Dandeninteldam IV/Dip, serta unsur gabungan Deninteldam IV/Dip, Tim Intel Korem 072/Pmk, dan Unit Intel Kodim 0707/Wonosobo.
Menurut Dandim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, operasi berawal dari laporan masyarakat pada pukul 10.00 WIB terkait adanya pasangan pria dan wanita mencurigakan di rumah kosong dekat Pasar Kepil. Informasi itu ditindaklanjuti dengan penyelidikan lapangan hingga akhirnya dilakukan penyergapan pada pukul 10.30 WIB.
Kedua pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti tanpa perlawanan, lalu dibawa ke Kodim 0707/Wonosobo untuk pemeriksaan awal. Sekitar pukul 12.30 WIB, keduanya diserahkan ke Polres Wonosobo guna proses hukum lebih lanjut.
Dandim menegaskan, keberhasilan penangkapan ini merupakan hasil kerja sama solid antarunsur intelijen TNI. Seluruh proses hukum berikutnya sepenuhnya akan ditangani oleh pihak kepolisian. (S.N)





