Pemkab Mandailing Natal Pastikan Stok Bahan Pokok dan BBM Aman Selama Idulfitri 1447 H

69

dutapublik.com, MADINA – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) memastikan ketersediaan bahan pokok (bapok) dan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama Idulfitri 1447 Hijriah dalam kondisi aman dan mencukupi. Masyarakat pun diimbau tidak melakukan panic buying yang dapat memicu penimbunan barang.

Hal tersebut disampaikan Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, usai memimpin High Level Meeting dalam rangka mengantisipasi serta mengendalikan inflasi menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Rapat tersebut digelar di Aula Kantor Bupati Madina, Kompleks Perkantoran Payaloting, Panyabungan, Selasa (10/3/2026).

Rapat tersebut melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Bank Indonesia, Badan Urusan Logistik (Bulog), Badan Pusat Statistik (BPS), Pertamina, Sekretaris Daerah Sahnan Pasaribu, serta para asisten dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Dari penjelasan BPS, tren inflasi masih positif dan terkendali. Tidak ada kondisi yang menyebabkan inflasi meningkat secara signifikan,” kata Bupati Saipullah didampingi Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution.

Ia menjelaskan bahwa ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Mandailing Natal dipastikan cukup hingga tiga bulan ke depan. “Dengan kondisi tersebut, saya rasa tidak ada yang perlu dikhawatirkan terkait kebutuhan bahan pokok masyarakat,” ujarnya.

Selain ketersediaan, harga bahan pokok juga masih dalam batas normal. Bupati menyebutkan harga cabai berkisar antara Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram. Sementara minyak goreng berada di kisaran Rp20.000 ke bawah. Untuk beras, harga berada pada kisaran Rp15.000 hingga Rp17.000 per kilogram, baik untuk kualitas medium maupun premium.

Terkait kebutuhan BBM, Bupati Saipullah menegaskan bahwa stok selama Idulfitri dipastikan tersedia. Hal yang sama juga berlaku untuk gas LPG 3 kilogram.
Ia menambahkan bahwa Pertamina telah menyiapkan tangki tambahan yang dapat disalurkan sewaktu-waktu apabila terjadi lonjakan kebutuhan atau potensi kelangkaan di masyarakat.

Bupati juga mengingatkan agar tidak terjadi kenaikan biaya administrasi seperti tarif angkutan, air minum, dan layanan lainnya pada momen hari besar keagamaan. “Jangan sampai ada kenaikan biaya pada hari besar seperti ini karena dapat memicu kenaikan inflasi di daerah kita,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Mandailing Natal, AKBP Bagus Priandy, menyampaikan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Madina saat ini masih aman dan terkendali.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian bahan pokok dan BBM secara berlebihan. “Pertamina telah menjamin ketersediaan stok hingga tanggal 20 dan seterusnya dalam kondisi aman. Bahkan ada penambahan pasokan untuk wilayah Mandailing Natal,” jelasnya. (S.N)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *