Milangkala ke-3 Kujang Padjadjaran Nusantara Berlangsung Meriah, Dihelat di Aula Al Hidayah Cikampek

2

dutapublik.com, KARAWANG – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Kujang Padjadjaran Nusantara menggelar peringatan milangkala ke-3 pada Minggu (16/8/2026). Kegiatan tersebut berlangsung meriah di Aula Al Hidayah, Bakan Jati, Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Mengusung tema “Panceg Dina Galur”, peringatan milangkala ke-3 menjadi momentum bagi keluarga besar Kujang Padjadjaran Nusantara untuk mempererat persatuan, menjaga kelestarian budaya Sunda, serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai pertunjukan seni dan hiburan yang mendapat antusiasme dari peserta maupun masyarakat yang hadir.

Baca Juga:  Agus Flores Instruksikan Media PW FRN Liput Tambang, Tegaskan Dukungan Penuh untuk Presiden Prabowo

Pada penghujung acara, masyarakat disuguhkan pertunjukan Debus Sinar Siluman Banten yang berkolaborasi dengan Riungan Bagong Luncar. Pertunjukan tersebut menambah semarak suasana milangkala organisasi.

Kemeriahan kemudian dilanjutkan dengan hiburan dari pelawak Jawa Barat Kang Oni SOS bersama rekan-rekannya. Penampilan tersebut berhasil menghidupkan suasana dan menghibur para peserta serta masyarakat yang hadir.

Ketua Umum DPP Kujang Padjadjaran Nusantara, Yogaswara Firdaus, S.Pd., berharap memasuki usia ke-3, organisasi yang dipimpinnya semakin solid, maju, dan bermartabat, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Baca Juga:  Program BUMDes Ayam Petelur Tahun 2025 di Desa Tegalurung Belum Beroperasi Hingga Pertengahan 2026, Ketua BPD Akui Sudah Tegur Pengelola

“Ngajaga Budaya, Ngaraksa Persatuan, Ngabakti Ka Bangsa” menjadi semangat yang terus diusung Kujang Padjadjaran Nusantara dalam menjalankan kiprah organisasi.

Melalui peringatan milangkala ke-3 ini, Kujang Padjadjaran Nusantara meneguhkan komitmen untuk terus melestarikan budaya, mempererat persaudaraan, menjaga persatuan, serta meningkatkan kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.

Milangkala ke-3 bukan sekadar perayaan hari jadi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas internal organisasi sekaligus meneguhkan keberadaan Kujang Padjadjaran Nusantara sebagai bagian dari masyarakat yang turut berkontribusi bagi bangsa dan negara. (Acil)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *