Pemuda Pemudi Desa Orimalang Dukung Suksesnya Pilwu Tanpa Ekses

755

dutapublik.com, CIREBON – Jelang Pilwu (Pemilihan Kuwu) serentak di Kabupaten Cirebon yang diselenggarakan pada 21 November 2021 mendatang, tensi politik sudah mulai memanas. Banyak terjadi memicu perselisihan poltik antar kelompok pendukung, dikarenakan masimg-masing kelompok berebut kepentingan, terlepas dari itu secara otomatis pasti akan terjadi politik uang/ money politik, budaya yang sangat tidak mendidik dan jauh dari semangat demokrasi yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

Untuk itu Pemuda pemudi Desa Orimalang mendorong agar semua pihak bersikap dewasa untuk suksesnya Pilwu tanpa ekses dikemudian hari.

“Maka dari itu kami atas nama kelompok pemuda dan pemudi Desa Orimalang mendorong kepada semua lapisan masyarakat Desa Orimalang Kecamatan Jamblang Cirebon untuk mensukseskan Pilwu damai tanpa ada pertengkaran, antar kelompok yang hanya merugikan keutuhan persaudaraan,” papar Ilungsalah satu toko pemuda Desa Orimalang ketika kompirmasi awak media dutapublik.com, Senin (25/10).

Dosis Lain salah satu Calon Kuwu Nomor urut 1, Suryanto, juga sangat mendukung penuh atas segala apa yang disuarahkan kelompok pemuda tersebut. “Karena kita satu saudara jadi haruslah terus bersatu. Walau beda Pilihan, karena ini hanyalah sebua kompetisi. Siapapun pemenangnya, jangan putuskan tali silahturohmi karena satu amanah kita sebagai Umat Muslim,” ucap Suryanto.

“Sesama muslim adalah saudarah, yang terpenting dalam hal mencari pemimpin jangan dilihat dari sisi uang, tapi lihat sisi lain yaitu masyarakat Desa Orimalang harus menjadi Desa Mandiri, bangun sumber daya manusia seutuhnya yang mampu mengikuti perkembangan zaman apalagi sekarang masuk dalam Era Digitalisasi, yang sepatutnya mengedepankan UU Transparansi Publik, yaitu UU N0, 14 tahun 2008,” sambungnya.

Disamping itu juga yang paling harus ditekankan untuk seluruh masyarakat desa Orimalang agar menjaga adat istiadat warisan luluhur, sebagai masyarakat Cirebon yang Agamis, kota peninggalan para wali, yang benar-benar harus lestari. (hartono)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *