Perhutani KPH Randublatung Gelar Pelatihan Peningkatan Keterampilan Pengendalian Karhutla

381

dutapublik.com, BLORA – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung bersama Cabang Dinas Kehutanan Wilayah I Blora mengadakan Peningkatan keterampiran pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada Masyarakat Mitra Polhut (MMP) dan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang dilaksanakan di Balai Desa Bodeh Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora, pada Rabu (23/2).

Acara tersebut dilaksnakan untuk memberikan peningkatan pengetahuan serta keterampilan terhadap penanganan Karhutla bagi komunitas pencita lingkungan seperti MMP dan MPA, agar dalam menghadapi Karhutla serta perlindungan hutan dapat dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan tehnik dan prosedur yang ada.

Lebih dari 30 orang anggota MMP dan MPA Desa dengan protokol kesehatan COVID-19 dengan semangat memperhatikan materi yang diberikan dari penyelenggara, antara lain tehnik pengendalian Karhutla dan peran serta masyarakat dalam perlindungan sumber daya hutan.

Hadir dalam kegiatan tersebut sebagai nara sumber wakil Administratur Perhutani KPH Randublatung Kusmanto, Tim Manggala Agni Balai Konservasi Sumbrdaya Alam (BKSDA) wilayah Pati Imam Safii, Kepala CDK Wilayah I Blora Bambang Doso Pramono, Kepala Desa Bodeh M. Munadi, para naggota MMP dan MPA serta tokoh masyarakat.

Administratur Perhutani KPH Randublatung Dewanto melalui wakil Adm Wilayah Selatan meyampaikan terima kasih kepada semua pihak kususnya kepada CKD Wilayah I Blora atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini Karhutla dapat diantisismasi secara dini dan kelestarian sumber daya hutan dapat selalu terjaga,” ujarnya.

Sementara, Kepala CDK Wilayah I Blora dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa peningkatan pengetahuan bagi  MMP dan MPA di daerah-daerah sekitar hutan adalah merupakan cara yang efektif untuk mencegah adanya Karhutla.

“MMP dan MPA merupakan partisipasi masyarakat terhadap upaya pelestarian alam, utamanya dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla yang hampir tiap tahun terjadi utamanya di musim kemarau,” terangnya.

Sementara itu Ketua MMP dan MPA Desa Bodeh Sukaryo menyampaikan terima kasih kepada CDK dan Perhutani dan selalu bersedia membantu tugas aparat pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan utamanya dalam pencegahan dan penanganan Karhutla.

“Kami berterima kasih kepada pihak CDK dan Perhutani dalam pembinaan kegiatan komunitas MMP dan MPA di Desa kami. Kami akan selalu siap membatu dalam menjaga kelestarian lingkungan utamanya dalam pencegahan dan penanganan karhutla,” ucapnya. (Ysn)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *