Peringatan Haul Makam Syekh Quro Ke-164 Di Hari Ketiga Diisi Dengan Tradisi Baritan

523

dutapublik.com, KARAWANG – Tradisi Baritan merupakan satu tradisi budaya turun temurun yang selalu dilaksanakan dalam mengisi Peringatan Haul Makam Syekh Quro. Seperti halnya yang dilaksanakan di hari ketiga peringatan Haul Makam Syekh Quro ke-164, pada Sabtu (19/3) sekira pukul 16.00 WIB.

Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan masyarakat sekitar ikut melaksanakan tradisi Baritan, yang digelar di pendopo area tawasul Makam Syekh Quro Desa Pulokalapa Kecamatan Lemahabang Kabuapten Karawang, Jawa Barat.

Keterangan Gambar 2: Sesaji Baritan

Terpantau, acara Baritan tersebut dilengkapi dengan berbagai macam hasil panen masyarakat sekitar yang disajikan dalam bentuk hiasan Baritan, dan dipimpin oleh H. Dirta, yang merupakan salah satu tokoh masyarakat.

Usai dilaksanakan ritual tradisi Baritan, masayarkat langsung menyerbu sajian hiasan Baritan untuk berebutan mendapatkan buah dan hidangan Baritan lainnya.

Keterangan Gambar 3: Masyarakat Saat Baritan

Diketahui, Syekh Qurotul ‘Ain atau Syekh Quro yang memiliki nama asli yaitu Syekh Hasanudin, datang ke negara Indonesia khususnya ke tanah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, untuk menyebarkan ajaran agama Islam, menurut sejarah, yaitu pada tahun 1418 silam.

Keberadaan Makam Syekh Quro sendiri, baru diketemukan pada tahun 1859 oleh Raden Soemaredja atau Ayah Djiin. Untuk memperingati diketemukannya Makam Syekh Quro, para sesepuh dan masyarakat setempat secara rutin setiap tahunnya mengadakan acara Haul ditemukannya Makam Syekh Quro, hingga saat ini. (N. Wirasasmita)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *