Petani Desa Pulokalapa Dan Sekitarnya Resah Karena Saluran Irigasi Rusak Parah

413

dutapublik.com, KARAWANG – Wilayah sekitaran desa Pulokalapa Kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang, Jawa Barat, saat ini telah selesai melaksanakan panen raya padi. Usai panen raya padi, para petani mempersiapkan musim tanam berikutnya, diantaranya mempersiapkan kebutuhan air untuk mengolah lahan sawah yang akan ditanami padi.

Namun, petani di wilayah desa Pulokalapa dan sekitarnya merasa resah, karena saluran irigasi yang terletak di Dusun Balongsari Desa Pulokalapa, mengalami erosi di bagian bawah bangunan turap. Sehingga ada ruang yang sangat besar yang menyebabkan aliran air irigasi jadi terhambat, karena volume air akan tertampung di ruang bekas erosi tersebut.

“Kami ingin mulai tanam padi pada bulan Januari 2023. Sedangkan melihat kondisi aliran irigasi rusak seperti itu, kemungkinan kami tidak jadi tanam padi bulan Januari depan Pak, karena kebutuhan air akan tersendat. Sedangkan air di irigasi itu mengaliri ratusan hektar sawah di desa Pulokalapa, Lemahmukti dan Pulomulya,” ujar Epok (50), salah satu petani di desa Pulokalapa kepada media dutapublik.com, pada Sabtu (24/12).

Keterangan Gambar 2: Perbaikan Sementara Kerusakan Aliran Irigasi

Epok berharap, pihak instansi terkait dapat segera memperbaiki saluran irigasi tersebut, mengingat semua itu berkaitan dengan nasib banyak petani.

“Nasib petani di lokasi tersebut tergantung aliran irigasi itu. Kami berharap agar kerusakan saluran irigasi ini segera diperbaiki demi kelangsungan hidup kami yang mengandalkan tani padi,” harapnya.

Sementara, Sekretaris Desa Pulokalapa Anom Suara membenarkan, bahwa kerusakan aliran irigasi tersebut sudah berulang kali terjadi.

“Erosi kali ini yang paling parah. Masyarakat sudah beberapa kali swadaya melakukan kerja bakti memperbaiki kerusakan dengan cara diurug oleh tanah yang dikarungi, kurang lebih sudah menghabiskan 300 karung tanah,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Rambudi, selaku Kasi SDA Dinas PUPR Kabupaten Karawang, saat dimintai keterangan oleh media dutapublik.com melalaui sambungan telepon selulernya mengatakan, pihaknya siap membantu keluhan permasalahan tersebut.

“Bisa Kang kita bantu, ini kan kondisinya top urgent. Silahkan ajukan ke kami, agar kami segera merealisasikan pengajuannya. Kasihan para petani,” tuturnya. (N. Wirasasmita)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *