Petani Harapkan Percepatan Pembangunan Pintu Air Dan Jembatan Di Kali Kobakpasir

682

dutapublik.com, BEKASI – Kali Kobakpasir, yang terletak di antara dua desa, yakni Desa Karangpatri dan Desa Kertajaya sudah dinormalisasi sepanjang kurang lebih 3 Km, dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi, Tahun Anggaran (TA) 2021.

Adapun tujuan dari kegiatan normalisasi tersebut, sebagai antisipasi banjir pada musim penghujan dan kelancaran air ketika akan digunakan oleh para petani pada musim tanam serta masih banyak azas manfaat yang lainnya yang dapat dirasakan oleh masyarakat itu sendiri.

Namun di sisi lain, ada beberapa bendungan sebagai box pembagi dan jembatan akses penghubung pertanian yang masih aktif di kali Kobakpasir, kendati dibangun secara tradisional oleh para petani sekitar, sekarang sudah lenyap lantaran tergerus alat berat ketika adanya pengerjaan normalisasi.

Salah seorang petani, Ahmad (50), berharap agar bendungan dan pintu air juga jembatan sebagai akses penghubung pertanian itu dibangun kembali secara permanen. Karena ini sangat penting demi kelancaran air ketika dibutuhkan oleh para petani dan jembatan yang penting ketika musim panen tiba untuk mengangkut padi ke tepian jalan.

Keterangan Gambar 2: Kondisi Kali kobakpasir

“Kami berharap agar bendungan, pintu air, juga jembatan penghubung pertanian yang berfungsi mengatur pembagian air kepada areal sawah dan jembatan untuk mengangkut padi ke tepian jalan pada saat musim panen tiba, dibangun lagi secara permanen, agar sistem pengairan dan transportasi di areal pertanian kami lancar dan teratur,” harapnya.

Hal itu dibenarkan oleh Abd. Royadin, selaku Ketua Komnas-Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) Kabupaten Bekasi, saat dirinya melihat ke lokasi, pada Jum’at (26/11).

Dan dirinya berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, melalui Dinas Bina Marga Sumber Daya Air (DBM-SDA) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk segera mengecek lokasi bendungan dan pintu air yang rusak di Kali Kobakpasir, untuk secepatnya diperbaiki. Selain itu juga jembatan penghubung pertanian sebagai akses penting di saat musim panen sangat dibutuhkan, mestinya menjadi prioritas.

“Saya dan para petani mengharapkan agar Pemerintah dan Dinas terkait agar secepatnya membangun pembuatan bendungan dan pintu air di Kali Kobakpasir. Karena ini sangat penting sebagai sarana pertanian yang sangat dibutuhkan oleh para petani, juga jembatan penghubung pertanian sebagai alat transportasi pengangkutan padi pada musim panen, demi mencapai tingkat penghasilan dan kelancaran para petani itu sendiri,” pungkasnya. (Edy S)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *