dutapublik.com, BEKASI – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Hegarmanah periode 2026–2034, sosok Nursidik mulai mendapat perhatian masyarakat. Figur yang dikenal sebagai pengusaha serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan itu menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Kepala Desa Hegarmanah dengan membawa visi mewujudkan desa yang maju, mandiri, transparan, dan sejahtera.
Dengan mengusung slogan “Bersama Membangun Desa yang Maju, Mandiri, dan Sejahtera untuk Hegarmanah yang Lebih Baik”, Nursidik menawarkan konsep pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat serta kemajuan desa secara berkelanjutan.
Menurut Nursidik, membangun desa tidak hanya sebatas menjalankan roda pemerintahan, tetapi juga menghadirkan kepemimpinan yang mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam semangat gotong royong dan kebersamaan.
Visi yang diusungnya adalah “Terwujudnya Desa yang Maju, Mandiri, Transparan, dan Sejahtera dalam Kebersamaan.” Untuk mewujudkan visi tersebut, Nursidik menyiapkan lima misi utama, yakni meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, ramah, dan tepat sasaran; mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur desa yang berkelanjutan; meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan masyarakat; mengembangkan potensi desa berbasis kearifan lokal yang memiliki nilai ekonomi dan budaya; serta menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang demokratis, transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.
Nursidik menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan desa hanya dapat dicapai apabila pemerintah desa mampu menjadi mitra masyarakat dalam setiap proses pembangunan.
Karena itu, dirinya berkomitmen membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi warga, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan pembangunan desa.
“Kemajuan Desa Hegarmanah bukan milik satu orang, melainkan hasil kerja keras dan gotong royong antara pemerintah desa, lembaga desa, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, dan seluruh warga. Saya siap menjadi jembatan yang menyatukan seluruh potensi tersebut demi mewujudkan Hegarmanah yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Nursidik, Rabu (17/6/2026).
Sebagai putra daerah, Nursidik mengaku memiliki tanggung jawab moral untuk ikut berkontribusi membangun desa kelahirannya agar mampu berkembang mengikuti tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai kebersamaan dan budaya lokal.
Menjelang pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026, Nursidik memohon doa, restu, dan dukungan dari seluruh masyarakat Desa Hegarmanah agar cita-cita menghadirkan pemerintahan desa yang bersih, terbuka, dan berpihak kepada rakyat dapat terwujud.
“Amanah dan kepercayaan masyarakat adalah tanggung jawab yang sangat besar. Jika Allah SWT dan masyarakat memberikan kepercayaan kepada saya, amanah itu akan saya jalankan dengan penuh kejujuran, keikhlasan, tanggung jawab, serta dedikasi untuk kemajuan Desa Hegarmanah yang kita cintai bersama,” katanya.
Ia berharap Pilkades Hegarmanah 2026 tidak hanya menjadi ajang demokrasi, tetapi juga momentum lahirnya kepemimpinan yang mampu membawa desa menuju masa depan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
(SM Migung)





