dutapublik.com, KARAWANG –
Kegiatan workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar yang digagas Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) bekerjasama dengan Forum PKBM Kabupaten Karawang dan PKBM TSMD Dawuan pada Sabtu (27/8) memiliki peran sentral bagi para pengelola PKBM di Kabupaten Karawang terutama dalam memahami implementasi kurikulum Merdeka Belajar.

Para Peserta Saat Ikuti Kegiatan Workshop Dengan Antusias
Tidak kurang dari 8 PKBM ikut serta dalam kegiatan workshop tersebut yakni PKBM Kaliber, Sanggar Juang, Tunas Mekar, Mekar Jaya, Nurul Furqon, Az-Zahra, Assolahiyah dan PKBM Harapan Mulya.
Teddi Fitnaguhardi, S.E., ketua PKBM Sanggar Juang yang turut hadir dalam acara workshop tersebut mengatakan kepada awak media dutapublik bahwa pihaknya sangat menyambut baik diselenggarakannya kegiatan workshop tersebut karena menurutnya kegiatan workshop IKM sangat bermanfaat bagi perkembangan dan kemajuan PKBM.
“Kami sangat menyambut baik adanya kegiatan workshop ini karena berdampak positif pada perkembangan dan kemajuan PKBM,” kata
Teddi.
Ia pun sependapat dengan pernyataan Penilik Kesetaraan H. Endin Hasanudin, S.Pd., M.Pd., bahwa kegiatan tersebut mesti dilaksanakan secara kontinyu dan berkesinambungan agar pemahaman tentang implementasi kurikulum Merdeka Belajar benar-benar difahami seutuhnya oleh para pengelola PKBM.
“Saya juga sependapat dengan pa haji Endin Hasanudin bahwa kegiatan serupa agar bisa dilaksanakan secara kontinyu sehingga pemahaman implementasi kurikulum Merdeka Belajar difahami seutuhnya oleh para pengelola PKBM,” pungkas. (Endang Andi)





