Polres Padangsidimpuan Lakukan Olah TKP Ungkap Kasus Penemuan Bayi Di Parit

412

dutapublik.com, PADANGSIDIMPUAN – Warga yang bermukim di Desa Pudun Julu, Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, begitu terkejut mendengar ada ditemukan orok (janin) bayi di parit, Jumat (2/9) pagi.

Kasat Reskrim AKP Bambang Priatno, melalui Kasi Humas AKP Maria Marpaung, menyebutkan sudah dievakuasi oroknya dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Kota Padangsidimpuan. 

“Atas penemuan itu, personel polres padangsidimpuan masih melakukan pengembangan untuk mencari orangtua yang tega membuang orok bayi tersebut,” kata AKP Maria .

Hasil identifikasi orok bayi tersebut berjenis kelamin laki – laki masih berusia 7 Bulan. Pertama kali diketahui oleh seorang petani bernama Hasna Sagala (45), warga setempat yang mana orok itu ditemukan di sebuah parit yang mengaliri sawah tak jauh dari kediamannya. 

Setelah melihat orok bayi di dalam parit, warga setempat lalu memberitahukan kepada Polres Padangsidimpuan. 

Tak lama kemudian, Personel Polsek Batunadua, Piket Fungsi, SPKT, Sat Reskrim dan Personil Identifikasi yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Bambang Priatno, melakukan cek & olah TKP tentang adanya penemuan Orok/ bayi di parit irigasi yang berada di belakang warung Kopi, pungkas Kasi Humas. 

Selanjutnya, kata AKP Maria setelah mendapat laporan itu personel langsung ke lokasi dan ternyata memang benar ada penemuan orok bayi. Selanjutnya orok itu langsung di evakuasi ke RSUD Kota Padangsidimpuan, katanya.

“Untuk oroknya tadi masih utuh, masih ada ari-arinya. Namun kondisinya sudah meninggal,” lanjut Maria

Dihubungi terpisah, Kapolsek Batunadua Kompol M. Butar-butar mengatakan membenarkan penemuan orok tersebut. Saat ini sudah ditangani Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan dan sudah dibawa ke RSUD Kota Padangsidimpuan .

“Dari pemeriksaan awal tadi, orok tersebut berjenis kelamin laki-laki, dan masih menyelidiki siapa orang tuanya yang membuang orok itu, ucapnya. (S.N)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *