Pospam Penyekatan Pemudik Di Karawang Roboh Usai Diterjang Hujan Dan Angin Kencang

1339

dutapublik.com – KARAWANG Intensitas curah hujan cukup tinggi disertai angin kencang, membuat salah satu Posko Pengamanan (Pospam) dan Penyekatan yang ada di Kabupaten Karawang, roboh.

Robohnya Pospam Penyekatan di Bunderan Kepuh, Jalan Lingkar Luar Tanjungpura-Klari, Karawang, Jawa Barat, rusak akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang.

Informasi yang diterima meja redaksi, kejadian bermula ketika hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah setempat sejak Pukul 22.00 WIB, Sabtu (8/5) malam hingga Minggu (9/5) dinihari.

“Petugas yang berjaga, masih melakukan pemantauan terhadap ratusan pemudik yang terus memaksakan diri mengendarai motornya. Saat itu hujan memang sangat deras sekali,” kata petugas penyekatan dari Satpol PP, Dede Supriadi kepada wartawan, Minggu (9/5).

Kemudian sekitar Pukul 23.30 WIB, kata Dede, angin kencang dari arah utara ke selatan menghancurkan tenda yang dijadikan posko pengaman dan penyekatan.

“Angin kencang datang dari arah utara ke selatan. Tiba-tiba, tenda pos sekat disini langsung roboh,” katanya.

Dede menyebutkan, petugas yang melakukan penjagaan sempat mencoba menahan tenda. Tetapi angin terlalu kencang dan mengangkatnya ke belakang.

“Petugas langsung berhamburan, ada yang ke mobil dan ada yang meneduh di sekitar bangunan kokoh sekitar pos sekat. Sementara sisanya tetap berjaga di tenda kecil yang tidak berterbangan dan roboh,” ujarnya.

Diketahui, satu malam sebelumnya, tepatnya pada sekitar 00.05 WIB,  Sabtu (8/5) dinihari, pos Sekat Bunderan Kepuh Karawang ini viral di sejumlah media sosial (medsos) lantaran banyaknya iring-iringan kendaraan pemudik yang menerobos barikade petugas penyekatan di lokasi tersebut.

Usai menerobos barikade petugas penyekatan, pemudik juga mengendarai kendaraannya dengan melawan arus di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura-Klari, Karawang, Jawa Barat. (Not)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *