dutapublik.com, KALIMANTAN BARATA – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih dan seluruh pihak terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Pada kesempatan yang sama, Presiden juga meninjau langsung sejumlah titik kebakaran yang tersebar di wilayah tersebut.
Dalam rapat tersebut, Presiden memberikan instruksi percepatan penanganan, antara lain penambahan tiga batalyon TNI atau sekitar 1.500 personel dari luar Kalimantan yang mulai didatangkan hari ini. Selain itu, Presiden memerintahkan percepatan pemadaman titik api oleh aparat di darat serta penambahan enam helikopter berkapasitas besar untuk mendukung operasi *water bombing*.
Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca juga akan ditingkatkan. Langkah ini disertai penambahan alat pompanisasi dan pengeboran air guna meredam titik panas yang berada di bawah permukaan tanah.
Seluruh jajaran pemerintah diminta bergerak cepat dan bekerja keras untuk menangani situasi ini, memenuhi kebutuhan di lapangan, serta memastikan keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan tetap terlindungi.
Presiden menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh petugas, meliputi TNI, Polri, BNPB, pemerintah daerah, relawan, serta seluruh unsur yang hingga saat ini terus bekerja keras di lapangan untuk memadamkan titik-titik api. (SN)






