dutapublik.com, BEKASI – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI drg. Putih Sari menggandeng BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) untuk menggelar sosialisasi masif mengenai program perluasan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi serta pemahaman masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal atau Bukan Penerima Upah (BPU), mengenai pentingnya perlindungan dari risiko sosial ekonomi.
Acara yang dilaksanakan pada Sabtu (15/11/2025) di Gedung Serbaguna Kantor Kepala Desa Jatireja ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta pekerja mandiri.
Dalam sambutannya, drg. Putih Sari menegaskan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan kebutuhan fundamental bagi seluruh pekerja di Indonesia.
“Risiko sosial ekonomi dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Karena itu, tidak boleh ada pekerja yang tertinggal atau tidak terlindungi,” ujar Wakil Ketua Komisi IX DPR RI tersebut.
Beliau juga mendorong BPJS Ketenagakerjaan untuk terus melakukan inovasi dan penyederhanaan prosedur klaim agar semakin mudah diakses, sehingga pekerja dapat memperoleh haknya saat mengalami musibah seperti kecelakaan kerja, kehilangan pekerjaan, maupun ketika memasuki masa tua.
Sementara itu, Kabid BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cikarang Bekasi, Andrianda, menjelaskan secara rinci manfaat empat program utama BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP).
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap dapat memberikan pemahaman yang komprehensif tentang manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, yang pada akhirnya memberikan kepastian keberlanjutan penghasilan bagi pekerja dan keluarganya,” jelasnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program edukasi berkelanjutan Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan, sekaligus bentuk dukungan terhadap optimalisasi penyelenggaraan jaminan sosial di Indonesia. (SM Migung/Rahmat)





